Hasil Riset : 72 Persen Orang Meminjamkan Uang ke Temannya dan Tak Pernah Kembali

Hasil Riset : 72 Persen Orang Meminjamkan Uang ke Temannya dan Tak Pernah Kembali

22 Dec 2025 | Evergreen

Hasil Riset : 72 Persen Orang Meminjamkan Uang ke Temannya dan Tak Pernah Kembali

Urusan uang kerap menjadi sumber konflik dalam hubungan pertemanan. Data dari Bank of America menunjukkan bahwa 53 persen responden mengaku pernah melihat pertemanan mereka merenggang atau berakhir akibat masalah keuangan.

Tak hanya itu, 73 persen orang mengaku pernah meminjamkan uang kepada teman dan tidak pernah mendapatkannya kembali. Angka ini menegaskan bahwa meminjamkan uang ke lingkaran pertemanan masih menjadi praktik umum, namun berisiko tinggi.

Di antara semua kelompok usia, generasi milenial tercatat sebagai kelompok yang paling sering "ditinggal tanpa kejelasan" terkait utang. Banyak dari mereka menyebut bahwa menagih utang kepada teman merupakan salah satu situasi sosial paling tidak nyaman. Bahkan, sebagian responden mengaku lebih memilih menghindari percakapan tersebut sama sekali karena rasa canggung dan tidak enak.

Akibatnya, 43 persen responden menyatakan bersedia mengakhiri pertemanan jika utang tidak dilunasi. Mayoritas juga memiliki batas toleransi: utang yang tidak dibayar hingga sekitar 500 dolar AS atau kurang sudah cukup untuk membuat mereka mempertimbangkan memutus hubungan.

Bank of America menilai bahwa persoalan ini tidak semata-mata soal nominal uang. Masalah utamanya terletak pada kepercayaan, rasa hormat, dan keseimbangan dalam hubungan. Ketika salah satu pihak tidak menepati komitmen, relasi yang sebelumnya setara dapat berubah menjadi timpang dan memicu konflik berkepanjangan. (**)

Sumber: Bank of America