Memancing: Hobi Fleksibel yang Bisa Murah, Bisa Pula Menguras Kantong

Memancing: Hobi Fleksibel yang Bisa Murah, Bisa Pula Menguras Kantong

06 Feb 2026 | Evergreen

Memancing kerap dianggap sebagai hobi yang sederhana dan menenangkan. Namun, di balik citra santainya, memancing juga bisa berkembang menjadi aktivitas dengan biaya yang tidak sedikit. Semua kembali pada pilihan gaya, lokasi, dan tujuan pemancing itu sendiri.
Di Indonesia, memancing digemari lintas usia dan latar belakang. Ada yang memancing sekadar melepas penat di sungai atau danau, ada pula yang menekuninya secara serius hingga mengikuti perlombaan dan berburu ikan di laut lepas. Perbedaan inilah yang membuat memancing bisa terasa sangat murah, tetapi juga bisa menjadi hobi mahal.
Salah satu faktor utama adalah partisipasi dalam lomba memancing, terutama galatama. Biaya pendaftaran lomba dapat mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah per sesi. Meski demikian, tingginya biaya ini kerap sebanding dengan hadiah besar yang ditawarkan, sehingga menarik minat pemancing profesional maupun penghobi serius.
Selain itu, memancing di laut dalam (deep sea fishing) juga dikenal membutuhkan anggaran besar. Aktivitas ini biasanya memerlukan sewa kapal atau perahu, biaya bahan bakar, umpan khusus, hingga logistik untuk perjalanan yang bisa berlangsung berjam-jam bahkan berhari-hari.
Tak kalah berpengaruh adalah penggunaan peralatan premium. Joran, reel, senar, hingga umpan buatan (lure) dengan kualitas tinggi dapat dibanderol mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah per item. Bagi sebagian pemancing, kualitas alat dianggap sebagai investasi untuk kenyamanan dan performa.
Di sisi lain, memancing tetap dikenal sebagai hobi yang ramah di kantong. Lokasi memancing gratis atau berbiaya rendah masih banyak ditemukan, seperti sungai, danau, waduk, atau kolam umum. Biaya yang dikeluarkan sering kali hanya sebatas parkir atau tiket masuk dengan harga terjangkau.
Selain itu, peralatan sederhana sudah cukup untuk pemula. Joran standar, reel murah, dan umpan alami seperti cacing atau pelet bisa menjadi awal yang baik tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Pendekatan ini menjadikan memancing sebagai hobi yang inklusif dan mudah diakses siapa saja.
Pada akhirnya, memancing adalah hobi yang sangat fleksibel. Bagi mereka yang mencari ketenangan, kebersamaan, dan relaksasi, memancing bisa dilakukan dengan biaya minim. Namun, bagi yang mengejar prestasi, teknik khusus, atau pengalaman memancing ekstrem, hobi ini bisa berkembang menjadi aktivitas dengan pengeluaran signifikan.
Dengan berbagai pilihan yang ada, memancing tetap relevan sebagai hobi sepanjang masa baik untuk sekadar mengisi waktu luang maupun sebagai kegiatan yang ditekuni secara serius. (**)