Mengenal Cara Kerja Sistem Injeksi dan Kekurangannya

Mengenal Cara Kerja Sistem Injeksi dan Kekurangannya

26 Jan 2026 | Evergreen

Sistem injeksi adalah teknologi modern yang digunakan untuk menghasilkan kendaraan yang lebih irit, bertenaga, dan ramah lingkungan.

Teknologi injeksi adalah sistem penyemprotan bahan bakar yang dikontrol secara elektronik untuk mencampur bahan bakar dan udara secara presisi ke dalam ruang bakar mesin.

Sistem kerja injeksi ini menggantikan karburator mekanis konvensional dengan menggunakan sensor, komputer (ECU/ECM), dan injektor untuk mengoptimalkan performa dan efisiensi. 

Teknologi injeksi memiliki cara kerja berbeda dengan karburator yang mengandalkan kevakuman mekanis.

Sistem injeksi bekerja secara cerdas dan real-time. Berbagai sensor yang terpasang untuk membaca suhu mesin, tekanan udara, posisi gas/throttle selanjutnya akan dikirim ke ECM (Engine Control Module).

Sensor injeksi juga berfungsi untuk menghitung jumlah bahan bakar yang dibutuhkan berdasarkan data sensor. Melalui fuel pump sistem ini akan menekan bahan bakar, sehingga injektor dapat bekerja sesuai dengan RPM mesin.

Meski begitu masih terdapat kekurangan pada teknologi injeksi, seperti perawatan lebih rumit karena membutuhkan alat khusus (diagnostic tool) untuk perbaikan dan servis. Selain itu sistem ini juga sensitif terhadap aki, karena sangat bergantung pada kelistrikan sehingga jika aki mati maka motor dipastikan tidak akan menyala. (**)