Patung Cristiano Ronaldo Dibakar, Pelakunya  Diburu

Patung Cristiano Ronaldo Dibakar, Pelakunya Diburu

21 Jan 2026 | Kriminalitas

AKSI tak erpuj dilakukan salah seorang warga di Pulau Madeira. Sebab ia membakar ikon sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo Selasa (20/1/2026) lalu. Aksi ini pun menjadi viral setelah dibakar dan direkam melalui video oleh pelaku vandalisme. Video itu kemudian tersebar luas di media sosial Instagram.Dikutip dari situs berita Daily Mail, patung perunggu yang terletak di Pulau Madeira, tanah kelahiran Ronaldo, dibakar pemuda yang mengenakan pakaian lusuh.Pemuda tersebut merekam dirinya ketika menuangkan cairan yang mudah terbakar ke atas patung perunggu Ronaldo, sebelum menyalakan korek api pada Selasa (20/1/2026).Dia kemudian segera menyulut korek api dan api langsung menjalar ke seluruh bagian patung. Bahkan hampir membakar bagian atas pakaiannya sebelum dia mundur dari bahaya.Setelah menyalakan korek, dia lalu melakukan sebuah tarian aneh sambil diiringi musik rap dengan suara keras dari pengeras suara yang dibawanya untuk aksi vandalisme tersebut.Pemuda tersebut lalu mengunggah video aksinya di depan patung Ronaldo ke akun Instagram-nya, di mana dia mengidentifikasi dirinya dengan nama pengguna @zaino.tcc.filipe.Dia mendeskripsikan dirinya di akun Instagram tersebut sebagai orang, freestyler dan juga orang Madeira atau warga lokal Madeira.Pemuda tersebut juga menyertakan keterangan yang aneh. "Ini adalah peringatan terakhir Tuhan," sambil menandai Ronaldo @cristiano dalam video itu.Saudari Ronaldo, Katia Aveiro menganggap tindakan vandalisme yang dilakukan pemuda tersebut sebagai bentuk penghinaan dan sungguh memalukan.“Saya menganggap tindakan (membakar patung Cristiano Ronaldo lalu merekamnya dan mengunggahnya di Instagram) itu sebagai penghinaan,” kata Katia melalui Facebook. “Tetapi yang lebih memalukan bagi saya adalah rasa iri yang mengelilinginya dan kemarahan yang ditunjukkan oleh beberapa orang yang tidak dicintai dan frustasi di depan umum dengan cara yang memalukan,” tegas Katia.Seorang juru bicara Museum CR7 di Funchal, Portugal, mengatakan bahwa aksi vandalisme tersebut sedang ditangani kepolisian setempat pada Selasa (20/1/2026).Sementara itu seorang sumber dari Kepolisian Keamanan Publik (PSP) di Funchal, Portugal, mengatakan kepada pers setempat bahwa pelaku vandalisme tersebut telah diidentifikasi. “Pelaku kejahatan (vandalisme) ini telah diidentifikasi, dia dikenal di sini karena kejadian serupa sebelumnya,” demikian keterangan sumber tersebut. (**)