Selama 2025, DPUPR Berau Tuntaskan 170 Km Jalan

Selama 2025, DPUPR Berau Tuntaskan 170 Km Jalan

27 Jan 2026 | Pemerintahan

TANJUNG REDEB. Kerja luar biasa diperlihatkan Pemkab Berau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) . Sebab DPUPR sukses menyelesaikan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan mencapai 170,987 kilometer. Hal ini sebagai upaya nyata mengikis kesenjangan aksesibilitas di seluruh wilayah Bumi Batiwakkal.

Kepala Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan DPUPR Berau, Junaidi, menjelaskan capaian tersebut merupakan akumulasi pekerjaan dari APBD Murni maupun APBD Perubahan 2025.

Fokus perbaikan mencakup berbagai jenis konstruksi mulai dari pengaspalan, pengecoran beton, hingga penguatan struktur pendukung lainnya guna memastikan kualitas jalan yang tahan lama.

"Lalu ada konstruksi lainnya seperti saluran, DPT, pasangan batu, dan box culvert sepanjang 24.177,80 meter," ungkap Junaidi merinci.

Sementara Bupati Berau, Sri Juniarsih menegaskan, pembenahan infrastruktur jalan merupakan prioritas utama pemerintah daerah.

Menurutnya, jalan yang layak bukan sekadar mendukung mobilitas harian penduduk, tetapi juga menjadi tulang punggung bagi pengembangan sektor pariwisata unggulan yang tengah digalakkan.

"Kita terus perhatikan ini terutama jalan-jalan ke daerah tujuan wisata," beber Sri saat memberikan keterangan mengenai kebijakan pembangunan daerah.

Selain jalur darat, pemerintah daerah juga terus memperkuat akses udara untuk mempermudah kunjungan wisatawan ke destinasi internasional seperti Pulau Maratua.

Langkah terintegrasi ini diharapkan dapat mempercepat transisi ekonomi daerah dari ketergantungan pada sektor pertambangan, menuju industri pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif.

Sri merasa bersyukur atas dibukanya rute penerbangan langsung yang semakin melengkapi konektivitas antarwilayah.

Optimalisasi seluruh sarana prasarana ini menjadi target besar pemerintah demi meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal melalui kunjungan pelancong mancanegara.

"Semoga ke depan semua yang dibutuhkan untuk pariwisata dapat kita penuhi," tandas Sri. (**)