Selama 2025 Ratusan Perkara Dituntaskan Kejari, Narkoba dan Pencurian Mendominasi
SAMARINDA. Kinerja Kejaksaan Negeri Samarinda selama 2025 lalu bisa dikatakan luar biasa. Bagaimana tidak, ratusan kasus berhasil diselesaikan dalam persidangan. Kasus narkoba dan pencurian, mendominasi kasus yang diselesaikan.
Sepanjang 2025, Kejari Samarinda mencatatkan kinerja penyelesaian perkara tindak pidana umum (Pidum) dengan rincian, tahap pra-penuntutan 903 perkara (proses pelimpahan berkas dari kepolisian), tahap Penuntutan sebanyak 920 perkara (proses persidangan di pengadilan) serta eksekusi perkara yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah) berjumlah 786 perkara.
Kepala Kejari Samarinda, Firmansyah Subhan, melalui Kasi Intelijen Bara Mantio Irsahara menegaskan komitmennya dalam mempercepat penyelesaian status hukum terdakwa.
“Dari perkara yang sudah menjalani proses persidangan, jika sudah inkrah maka akan kami upayakan eksekusi secepatnya agar tak menjadi tunggakan penyelesaian,” tutur Bara.
Dari total perkara yang ditangani, kasus narkoba tercatat mencapai 40 persen, disusul kasus pencurian sebesar 30 persen. Sisanya merupakan gabungan dari kasus pencabulan, penganiayaan, penggelapan, hingga penipuan.
Meskipun demikian, Kejari Samarinda juga mengedepankan sisi kemanusiaan melalui mekanisme Restorative Justice (RJ) atau keadilan restoratif bagi perkara yang memenuhi kriteria tertentu.
“Untuk perkara yang bisa di-RJ-kan, di mana syarat terpenuhi kemudian telah menjalani proses, itu sebanyak 15 perkara,” imbuh Bara.
Selain perkara pidana umum, Kejari Samarinda juga aktif dalam menangani tindak pidana khusus yang meliputi kasus korupsi, kepabeanan, cukai, dan pajak. Sepanjang tahun 2025, catatan penanganannya meliputi tahap penyelidikan 4 perkara, penyidikan 1 perkara, penuntutan 8 perkara dan eksekusi 13 perkara.
Langkah ini menegaskan peran Kejaksaan dalam mengawal kepatuhan hukum tidak hanya di sektor keamanan publik, tetapi juga pada sektor keuangan dan integritas negara. (**)
-
Penjahat Luar Pulau Kini Bidik Samarinda04 Apr 2026 -
Pura-pura Jadi Teknisi, Gasak Mesin Speedboat04 Apr 2026 -
-
-
-
-
-