Tabung Gas Meledak , Sopir Truk Tewas, TKP Karang Asam Ulu

Tabung Gas Meledak , Sopir Truk Tewas, TKP Karang Asam Ulu

27 Jan 2026 | Kriminalitas

SAMARINDA. Peristiwa mengerikan sekaligus menyedihkan terjadi Selasa (27/1/2026) sore. Sebuah tabung gas meledak dan menewaskan
seorang warga di Jalan Ir Sutami, RT 8, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda.
Peristiwa tersebut menggegerkan warga sekitar karena suara ledakan terdengar cukup keras.

Korban diketahui merupakan sopir truk yang saat itu tengah bersiap melakukan bongkar muat barang. Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan di samping truk berwarna kuning bernomor polisi KT 8084 RU, dengan luka serius di bagian kepala. Truk tersebut terparkir di depan Toko Kelana Jaya, yang merupakan toko elektronik.

Salah seorang saksi mata, Adhi, pengemudi ojek online, mengaku pertama kali mengetahui kejadian tersebut dari informasi di grup WhatsApp relawan. Ia menerima kabar adanya ledakan sekitar pukul 18.40 Wita dan segera menuju lokasi kejadian.

“Saat sampai, korban sudah tergeletak di samping truk, di antara barang-barang yang berhamburan. Lukanya cukup parah,” ujar Adhi.

Melihat kondisi korban yang mengenaskan, Adhi mengaku berinisiatif menutup tubuh korban menggunakan terpal dan kardus yang ada di sekitar lokasi agar tidak menjadi tontonan warga.

“Saya tutupi pakai terpal dan kardus supaya tidak dilihat banyak orang,” tambahnya.

Dari informasi yang dihimpun di lapangan, ledakan terjadi saat korban diduga menyalakan korek api untuk melepaskan tali pengikat terpal yang menutupi muatan di bak truk. Truk tersebut diketahui mengangkut tabung elpiji Bright Gas 12 kilogram yang ditumpuk bersama karton air mineral serta barang lainnya.

Akibat ledakan tersebut, bak truk terlepas dan terlempar sekitar dua meter. Sejumlah muatan berserakan di lokasi kejadian, memicu kepanikan warga dan pengguna jalan yang melintas.

Aparat kepolisian dari Polsekta Sungai Kunjang bersama Polresta Samarinda segera mengamankan lokasi kejadian. Petugas pemadam kebakaran serta relawan juga disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan ledakan susulan.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar melalui Kasi Humas Ipda Arie Soeharyadi mengatakan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti ledakan tersebut.

“Saat ini anggota masih berada di lokasi untuk melakukan pengamanan dan pendalaman terkait kejadian ini,” ujarnya.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi untuk keperluan identifikasi dan penanganan lebih lanjut. (**)