Tiga Tahun Terakhir, Kasus HIV di Berau Terus Meningkat
TANJUNG REDEB. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Berau melaporkan adanya tren kenaikan temuan kasus HIV dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Berdasarkan data statistik, angka kasus terus merangkak naik, namun otoritas kesehatan setempat menegaskan fenomena ini tidak selalu menjadi indikator memburuknya derajat kesehatan masyarakat secara umum.
Kepala Dinkes Berau, Lamlay Sarie, melalui Wakil Supervisor Pengelola Program P2-HIV, Andy Nuriyanto, membeberkan kenaikan angka ini berbanding lurus dengan masifnya pemeriksaan di lapangan.
Tercatat pada 2023 terdapat 77 kasus, kemudian merangkak naik menjadi 80 kasus di 2024, dan menyentuh angka 87 kasus pada 2025.
“Pada 2023 tercatat 77 kasus, tahun 2024 naik menjadi 80 kasus dan pada 2025 kembali meningkat menjadi 87 kasus,” jelas Andy.
Kenaikan ini diklaim sebagai keberhasilan program penemuan kasus dini (screening). Pada 2024, jumlah warga yang menjalani tes HIV berada di angka 5.900 orang, sementara di 2025 jumlahnya meningkat signifikan menjadi lebih dari 6.800 orang.
Semakin banyak warga yang diperiksa, maka potensi penularan dapat ditekan lebih cepat melalui intervensi medis.
“Korelasinya positif, karena semakin banyak yang diperiksa, semakin cepat diketahui dan ditangani,” ujarnya.
Namun, Dinkes Berau menaruh perhatian khusus pada populasi laki-laki seks dengan laki-laki (LSL) yang menunjukkan tren peningkatan dua kali lipat, dari 7 menjadi 14 dalam setahun terakhir.
Meski risiko penularan tetap didominasi perilaku seksual berganti pasangan, stigma negatif masyarakat masih menjadi kendala utama dalam penanganan medis.
“Kalau angka tinggi selalu dikonotasikan buruk, pasien bisa merasa terstigma dan kehilangan semangat untuk berobat,” tegas Andy.
Melalui upaya ini, Dinkes Berau mengimbau masyarakat untuk menjauhi perilaku seks berisiko dan rutin melakukan cek kesehatan.
Penanganan HIV yang tepat dengan konsumsi obat ARV secara patuh terbukti mampu mengendalikan virus sehingga penderita dapat hidup normal tanpa menularkan kepada orang lain.(**)
-
Penjahat Luar Pulau Kini Bidik Samarinda04 Apr 2026 -
Pura-pura Jadi Teknisi, Gasak Mesin Speedboat04 Apr 2026 -
-
-
-
-
-