Warga Jalan Danau Murung Tenggarong Keluhkan Proyek Tak Tuntas

Warga Jalan Danau Murung Tenggarong Keluhkan Proyek Tak Tuntas

29 Jan 2026 | Pemerintahan

TENGGARONG. Pengerjaan proyek drainase di Jalan Danau Murung, Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) dikeluhkan warga. Sebab proyek ini tak tuntas dan membuat aktivitas warga sedikit terganggu.
Proyek yang berjalan pada akhir 2025 itu, bukannya membawa perbaikan, justru menyisakan banyak genangan dan kubangan lumpur di kiri-kanan jalan. Hal ini memperburuk kondisi lingkungan dan akses transportasi.

Penuturan sejumlah masyarakat setempat, pekerjaan dilakukan dinas teknis terkait Pemkab Kukar ini terkesan "setengah hati". Drainase yang seharusnya berfungsi untuk mengalirkan air, justru menjadi sumber masalah baru. Karena pengerjaannya tidak rampung secara menyeluruh.

"Proyeknya sudah dimulai akhir tahun lalu, tapi setelah digali dan dibangun sehingga selesai ditutup. Nah setelah itu seperti ditinggalkan begitu saja. Sekarang malah jadi kubangan lumpur, terutama saat hujan. Lebih parah dari sebelumnya karena tidak dicor atau diaspal kembali," ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Lokasi proyek sepanjang sekitar 300-an Meter tersebut tampak belum difinishing. Bekas galian yang tidak diperbaiki kembali, menimbulkan pemandangan tidak sedap serta berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.

Pertanyaan besar kini mengemuka dari warga, adalah mengapa proyek perbaikan yang seharusnya menjadi solusi, justru berakhir menjadi masalah baru. Mereka mempertanyakan proses perencanaan, pengawasan, dan tanggung jawab penyelesaian dari dinas terkait.

"Kami bertanya-tanya, apa yang terjadi? Apakah anggarannya kurang, atau ada masalah teknis? Yang jelas, kondisi ini sangat merepotkan kami sehari-hari. Harapannya, dinas terkait segera menuntaskan pekerjaan ini sampai benar-benar berfungsi," tambah warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemkab Kukar terkait keluhan warga dan penyebab ketidaktuntasan proyek drainase tersebut. Masyarakat berharap agar pihak berwenang segera turun tangan menyelesaikan pekerjaannya. Sehingga fungsi drainase dapat optimal dan tidak lagi menimbulkan gangguan di lingkungan mereka. (**)