Universal Media
Banner Pemerintah Kota Bontang
200 Ribu Bibit Kakao Disalurkan ke Petani Berau, Sasar Lahan 200 Hektare

200 Ribu Bibit Kakao Disalurkan ke Petani Berau, Sasar Lahan 200 Hektare

06 Oct 2026 | Daerah

TANJUNG REDEB. Pengembangan komoditas kakao di Kabupaten Berau, mendapat tambahan dukungan melalui bantuan 200 ribu bibit kakao dari Kementerian Pertanian. Bantuan tersebut secara bertahap disalurkan kepada delapan kelompok tani di enam kampung sentra budidaya kakao.
Bibit tersebut diproyeksikan untuk pengembangan tanaman kakao pada lahan seluas 200 hektare. Pemerintah Kabupaten Berau berharap bantuan ini dapat mendorong perluasan areal tanam, sekaligus meningkatkan produksi kakao yang selama ini menjadi salah satu komoditas perkebunan unggulan daerah.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas mengatakan, bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan Pemkab Berau kepada Menteri Pertanian Amran Sulaiman, dalam forum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI).
“Ini upaya kami yang langsung mengusulkan kepada Kementerian Pertanian dan Alhamdulillah bantuan untuk 200 hektare ini telah siap disalurkan,” katanya.
Menurutnya, kakao memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan di Berau. Selain didukung kondisi lahan yang dinilai sesuai, produk kakao dari sejumlah wilayah di Berau juga telah memiliki pasar hingga ke luar negeri.
Karena itu, tambahan bibit dari pemerintah pusat diharapkan tidak hanya menambah luasan perkebunan, tetapi juga meningkatkan kapasitas produksi petani sehingga kakao Berau semakin mampu memenuhi kebutuhan pasar nasional maupun internasional.
“Berau dengan kultur tanahnya sangat cocok untuk budidaya kakao ini. Tentu kita ingin produksi coklat dari Berau semakin meningkat memenuhi kebutuhan nasional maupun internasional,” jelasnya.
Pemkab Berau juga memastikan bantuan bibit tersebut akan diikuti dengan pendampingan kepada kelompok tani. Dinas terkait bersama tenaga penyuluh akan membantu petani dalam proses budidaya agar bibit yang disalurkan dapat tumbuh dan menghasilkan secara optimal.
Sri juga menyebut pemerintah daerah akan kembali mengupayakan dukungan lanjutan, termasuk bantuan pupuk dan tambahan bibit untuk memperluas areal pengembangan kakao di Berau.
“Kita akan terus memberikan pendampingan, termasuk mengusulkan bantuan pupuk dan tambahan bibit untuk perluasan areal tanam,” pungkasnya. (cha/adv)