Universal Media
Banner Pemerintah Kota Bontang
Akses Eks Bandara Lama Banjir, Parit Ditumbuhi Tanaman Liar

Akses Eks Bandara Lama Banjir, Parit Ditumbuhi Tanaman Liar

01 Oct 2026 | Pemerintahan

SAMARINDA. Hujan deras yang melanda Samarinda beberapa hari lalu, membuka mata pejabat di daerah akan lokasi banjir. Ya, jalan pendekat eks Bandara Temindung saat itu tergenang cukup dalam dan lama. Luapan air memicu banjir di sepanjang Jalan KH Samanhudi, dengan genangan air yang terbilang tinggi hingga menghambat kelancaran arus lalu lintas.
Lurah Pelita, Chris Triswondo, membenarkan bahwa saat hujan deras melanda, air kerap meluap hingga merendam kawasan tersebut. Kondisi ini seperti yang terjadi saat hujan deras mengguyur, Senin (28/9/2026) lalu.
"Memang sempat banjir di sana. Kami dari kelurahan coba mencari tahu, sekaligus berupaya mencari solusi di lapangan," ujar Chris.
Berdasarkan hasil pengecekan langsung di lapangan, Chris mengungkapkan bahwa parit di sekitar kawasan eks Bandara Temindung tertutup dan dipenuhi tanaman liar. Hal inilah yang diduga kuat menjadi penyumbat utama aliran air saat curah hujan tinggi.
"Jadi memang parit dipenuhi tanaman liar. Sehingga itu diduga menghambat aliran air," beber Chris.
Keberadaan parit di sekitar eks Bandara Temindung sejatinya memegang peranan krusial. Saluran ini menjadi salah satu jalur utama pembuangan air yang mengalir dari Jalan KH Samanhudi menuju Jalan Brigjen Katamso, melintasi Gang Masjid, hingga akhirnya berujung ke Sungai Karang Mumus (SKM).
Chris menambahkan, drainase di lingkungan Jalan KH Samanhudi, khususnya yang melintasi wilayah RT 1, 2, 36, 38, 44, dan 46, sebenarnya sudah pernah dibersihkan beberapa waktu lalu. Namun proses sedimentasi terjadi cukup cepat hingga memicu tumbuhnya kembali tanaman liar secara masif.
"Jadi sudah pernah dibersihkan baru-baru ini. Tapi ini kami segera usulkan kembali pembersihan. Segera kami koordinasikan dengan Dinas PUPR, setidaknya kalau parit lancar lekas surut kalau air meluap," tandas Chris. (**)