Universal Media
Banner Pemerintah Kota Bontang
Java United vs Borneo FC : Pesut Etam Wajib Tampil Menyerang di Semarang

Java United vs Borneo FC : Pesut Etam Wajib Tampil Menyerang di Semarang

10 Oct 2026 | Olahraga

SAMARINDA. Tiga angka diincar Borneo FC saat melakoni pekan kelima bagi mereka di pentas Super League. Sebab jika gagal, posisi di klasemen sementara bakal terus melorot. Lawannya kali ini adalah tim yang belum mampu meraih tiga angka dalam tiga pertandingan mereka, yakni Java United. Jadi tak salah jika laga yang dimainkan Minggu (11/10/2026) di Stadion Jatidiri Semarang pukul 16.30 Wita, wajib diakhiri dengan kemenangan.
Masalahnya adalah, kondisi fisik pemain Pesut Etam saat ini tengah tergerus. Pasalnya mereka baru saja menghadapi Buriram United di Chang Arena pada Rabu (7/10/2026) di ajang ASEAN Club Championship atau Shopee Cup.
Pelatih kepala Mauro Jeronimo menyebut, timnya hanya memiliki jeda tiga hari. Situasi itu membuat persiapan lebih banyak bertumpu pada analisis video ketimbang latihan lapangan.
Meski menghadapi keterbatasan waktu, Borneo FC tetap membidik kemenangan. Mauro mengaku memiliki pemain yang siap diturunkan dan opsi rotasi untuk menjaga kebugaran skuad menghadapi padatnya agenda kompetisi.
“Persiapan kami kurang lebih sama seperti setiap pertandingan, yakni menganalisis lawan untuk melihat kekuatan dan kelemahan mereka. Dalam waktu singkat, kami harus lebih banyak menggunakan video daripada latihan,” kata Mauro.
Perjalanan panjang menjadi pekerjaan rumah bagi tim pelatih. Mauro mengungkapkan perjalanan menuju Buriram, Thailand, memakan waktu sekitar 32 jam. Perjalanan kembali ke Indonesia diperkirakan berlangsung sekitar 15 jam. Waktu pemulihan pun menjadi faktor penting sebelum para pemain turun menghadapi Java United.
Selain menjaga kondisi fisik, Mauro menilai Borneo FC masih membutuhkan waktu untuk mencapai performa terbaik. Pada awal musim ini, ia masih membangun komposisi dan permainan tim secara bertahap. Padatnya jadwal liga dan kompetisi internasional menuntut setiap pemain siap ketika mendapat kesempatan bermain.
“Kita masih di awal musim. Kami sedang membangun tim langkah demi langkah. Kami belum mencapai level yang kami harapkan. Kami masih dalam perjalanan,” tutur Mauro.
Rotasi menjadi salah satu opsi untuk menjaga daya saing Pesut Etam. Mauro ingin memaksimalkan pemain yang tersedia agar tim tetap kompetitif dalam setiap pertandingan, baik di kompetisi domestik maupun internasional.
“Kami harus melangkah dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya, dengan mempertimbangkan liga dan kompetisi internasional, untuk mencoba menggunakan pemain maksimum yang tersedia,” katanya.
Mauro menegaskan, hasil akhir pertandingan tidak sepenuhnya bisa dikendalikan. Ia meminta para pemain menjaga kualitas penampilan, sikap, dan semangat juang saat menghadapi Java United. Tiga hal itu menjadi pegangan tim saat menghadapi lawan, terlepas dari kompetisi yang dijalani.
“Kami memahami bahwa kami tidak memiliki kendali atas hasil akhir, tetapi setidaknya kami harus mencoba memberikan penampilan yang baik, sikap yang baik, dan semangat juang yang baik di setiap pertandingan,” tegasnya.
Optimisme serupa disampaikan penjaga gawang Borneo FC, Kadu. Ia mengakui waktu persiapan dan pemulihan yang terbatas, menjadi tantangan bagi tim. Kendati begitu, ia memastikan para pemain memahami apa yang harus dilakukan untuk menghadapi pertandingan.
“Kami sangat menyadari apa yang harus kami lakukan. Kami adalah tim profesional dan mencoba mempersiapkan diri sebaik mungkin agar ketika tiba hari pertandingan, kami bisa berjuang dan meraih tiga poin,” tutup Kadu. (**)