Agar Mudikmu Tak Ada Drama, Perhatikan 6 Hal Penting Ini
ARUS mudik selalu menjadi momen yang dinantikan menjelang Lebaran. Jutaan orang biasanya mulai melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga. Namun, perjalanan jarak jauh ini tidak bisa dianggap sepele karena membutuhkan persiapan yang matang.
Sebelum berangkat, yang diperlukan bukan hanya menyiapkan bekal makanan dan minuman, tetapi juga memastikan kondisi kendaraan dan kesehatan tubuh tetap terjaga. Agar perjalanan tetap nyaman dan aman hingga sampai tujuan, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan sebelum dan selama mudik.
Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan berdasarkan rekomendasi Halodoc:
1. Jaga kondisi tubuh tetap prima
Perjalanan mudik sering kali memakan waktu cukup lama, bahkan bisa berlangsung berjam-jam hingga berhari-hari. Kondisi ini membuat tubuh mudah lelah dan rentan terserang penyakit.
Karena itu, penting untuk menjaga kebugaran sejak sebelum berangkat. Lakukan olahraga ringan secara rutin, konsumsi vitamin, serta penuhi kebutuhan gizi dengan makanan yang seimbang.
Selain itu, siapkan juga obat-obatan pribadi, termasuk obat mabuk perjalanan bagi yang memiliki riwayat mudah pusing saat bepergian jauh.
2. Pastikan waktu istirahat cukup
Kesibukan mempersiapkan berbagai kebutuhan mudik sering kali membuat waktu istirahat berkurang. Padahal, tidur yang cukup sebelum perjalanan sangat penting, terutama bagi pengemudi kendaraan.
Usahakan tetap tidur sekitar 7–8 jam sebelum berangkat. Selain itu, selama perjalanan dianjurkan untuk beristirahat secara berkala. Setelah berkendara sekitar empat jam, luangkan waktu untuk berhenti sejenak, tidur singkat sekitar 15 menit, atau melakukan peregangan agar tubuh tidak kaku.
3. Konsumsi makanan bergizi seimbang
Bagi yang mudik saat menjalankan ibadah puasa, pastikan tidak melewatkan waktu sahur. Pilih makanan yang mengandung gizi seimbang agar tubuh tetap memiliki energi selama perjalanan.
Perbanyak konsumsi sayur dan buah untuk membantu menjaga stamina. Makanan yang mengandung karbohidrat dan protein seperti nasi, roti gandum, ayam, atau ikan juga penting sebagai sumber energi.
Sebaiknya bawa bekal makanan dan air minum sendiri agar tidak terlalu sering membeli makanan di pinggir jalan yang belum tentu terjamin kebersihannya.
4. Periksa kondisi kendaraan sebelum berangkat
Transportasi darat masih menjadi pilihan utama bagi banyak pemudik, baik menggunakan mobil pribadi, bus, kereta api, sepeda motor, maupun jasa travel. Padatnya volume kendaraan di jalan sering kali memicu kemacetan panjang.
Kondisi ini dapat membuat mesin kendaraan bekerja lebih keras dan berisiko mengalami gangguan. Karena itu, sebelum berangkat sebaiknya lakukan pemeriksaan kendaraan di bengkel.
Pastikan bahan bakar cukup, tekanan ban sesuai, serta mesin dan komponen kendaraan lainnya dalam kondisi baik.
5. Tetap menjaga kebersihan diri
Penggunaan masker memang tidak lagi menjadi kewajiban. Namun, tidak ada salahnya tetap menggunakannya, terutama jika sedang kurang sehat atau berada di tempat yang ramai.
Rest area biasanya dipadati banyak orang dan kendaraan sehingga berpotensi menimbulkan polusi dan penularan penyakit. Selain memakai masker, jangan lupa rajin mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer, terutama setelah menggunakan fasilitas umum dan sebelum makan.
6. Lakukan peregangan selama perjalanan
Duduk terlalu lama selama perjalanan dapat menyebabkan otot menjadi kaku dan tubuh terasa pegal. Karena itu, lakukan peregangan ringan secara berkala.
Peregangan membantu melancarkan peredaran darah, mengurangi ketegangan otot, serta menurunkan risiko cedera selama perjalanan mudik yang panjang. (**)