Arus Mudik Melonjak, Ratusan Penumpang Menginap di Pelabuhan Samarinda
SAMARINDA. Kepadatan terlihat di Pelabuhan Samarinda di Jalan Yos Sudarso. Pemudik yang ingin merayakan Lebaran di kampung halaman, menjadi alasan padatnya pelabuhan di tengah kota tersebut.
Ratusan calon penumpang kapal tujuan Sulawesi dan wilayah lainnya terpantau memadati terminal penumpang bahkan sejak beberapa hari sebelum keberangkatan.
Sebagian pemudik memilih datang lebih awal dan bermalam di pelabuha, untuk memastikan tidak tertinggal kapal yang akan berangkat pada puncak arus mudik.
Adrian (32), salah satu calon penumpang mengaku, sudah berada di pelabuhan sejak malam hari meski jadwal keberangkatan kapal masih keesokan harinya. Ia mengaku sengaja datang lebih awal karena khawatir kehabisan tiket maupun tempat di kapal.
“Kapalnya berangkat sekitar jam 12 siang kalau tidak salah. Jadi kami nunggu saja di sini supaya tidak ketinggalan,” ujarnya.
“Takut kehabisan tiket juga, makanya datang lebih cepat,” tambahnya.
Pemudik lainnya, Ani (43), juga mengaku sengaja datang lebih awal bersama keluarga untuk menghindari kepadatan penumpang.
Ani yang bekerja di Kabupaten Kutai Timur bahkan sudah menginap dua malam di terminal pelabuhan sambil menunggu jadwal keberangkatan.
Ia memilih pulang menggunakan kapal laut karena dinilai lebih terjangkau dibanding moda transportasi lainnya.
“Kami pulang kampung. Datang lebih awal supaya dapat tempat yang aman dan nyaman di kapal,” katanya. Sudah dua malam di sini. Sama suami dan anak. Nanti rencananya sekitar 20 hari di kampung,” jelasnya.
Pelaksana Harian Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Samarinda, Ridha Rengreng, mengatakan pihaknya bersama PT Pelindo Regional IV Samarinda telah menyiapkan fasilitas tempat menginap bagi para calon penumpang.
Menurutnya, banyak pemudik datang lebih awal dari berbagai daerah di Kalimantan Timur seperti Sangatta, Bontang hingga Berau.
“Penumpang yang datang lebih awal ini berasal dari luar daerah untuk menunggu jadwal keberangkatan kapal, sehingga kami meminta Pelindo menyiapkan tempat bagi mereka untuk menginap,” ujar Ridha, Minggu (15/3/2026).
Ia memperkirakan sekitar 200 hingga 300 orang calon penumpang menginap di ruang tunggu terminal pelabuhan. Keberangkatan perdana arus mudik dari Pelabuhan Samarinda dijadwalkan menggunakan KM Prince Soya pada Minggu (15/3). Kapal tersebut memiliki kapasitas sekitar 1.800 penumpang.
Ridha menegaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan operator penjualan tiket agar jumlah tiket yang terjual tidak melebihi kapasitas kapal.
Selain itu, pengamanan di area pelabuhan juga diperketat untuk memastikan para pemudik tetap merasa aman dan nyaman.
“Keamanan penumpang dijaga oleh petugas gabungan dari TNI, Polri, KSOP, Pelindo, KKP serta instansi terkait yang bertugas di pos angkutan Lebaran,” pungkasnya. (**)