Dua Warga Gunung Tabur Diduga Direkrut ke Luar Negeri, Pemkab Berau Dalami Informasi
TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten Berau menerima informasi mengenai dua warga dari Kecamatan Gunung Tabur yang diduga berada di luar negeri setelah direkrut dengan iming-iming pekerjaan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Said, mengatakan informasi tersebut diterima Pemkab dari Lurah Gunung Tabur. Namun, hingga kini pemerintah belum mengetahui secara pasti keberadaan maupun jalur yang digunakan kedua warga tersebut untuk keluar negeri.
“Kalau informasi yang kami dapat dari lurah, ada dua orang. Dua-duanya anak Gunung Tabur,” ujar Said.
Ia menyebut, informasi sementara menyatakan keduanya berada di luar negeri. Namun, negara tempat mereka berada belum dapat dipastikan. Ada kemungkinan berada di kawasan seperti Kamboja atau Vietnam, tetapi hal tersebut masih sebatas informasi awal.
“Yang jelas informasinya itu sudah di luar negeri. Cuma kita tidak tahu modusnya seperti apa, misalnya dia ke luar negeri melalui jalur apa, kita kurang tahu,” katanya.
Menurut Said, kasus semacam ini cenderung sulit terungkap apabila tidak segera dilaporkan kepada aparat penegak hukum. Karena itu, pihak keluarga diharapkan melaporkan apabila terdapat indikasi anggota keluarganya menjadi korban perekrutan.
Said juga mengungkapkan, modus perekrutan diduga berkaitan dengan tawaran pekerjaan dan janji kehidupan yang lebih baik. Kondisi tersebut dinilai dapat membuat anak-anak atau kaum muda rentan tergiur untuk mengikuti tawaran tersebut.
Selain itu, ia menyebut adanya informasi mengenai keterkaitan perekrutan tenaga muda dengan aktivitas judi online. Namun, keterangan tersebut masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak terkait.
“Apalagi rata-rata diiming-imingi dengan pekerjaan, dengan kehidupan lebih baik,” jelasnya.
Pemkab Berau pun menyarankan agar informasi terkait dua warga tersebut turut dikonfirmasi kepada Lurah Gunung Tabur guna memastikan kondisi dan identitas warga yang dimaksud.
Said menegaskan, pemerintah saat ini belum dapat memastikan keberadaan kedua warga tersebut maupun bagaimana mereka bisa sampai ke luar negeri. Informasi lebih lanjut diharapkan dapat diperoleh setelah adanya laporan resmi dari keluarga maupun koordinasi dengan aparat kepolisian. (adv/cha)