Garis Start Perburuan Tiga Besar PON 2028

Garis Start Perburuan Tiga Besar PON 2028

13 Jul 2026 | Olahraga

SAMARINDA. Ketua Umum KONI Kaltim Anderiy Syachrum menjadikan pelantikan pengurus masa bakti 2026–2030 sebagai titik awal persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Waktu yang tersisa, dinilai tidak panjang sehingga seluruh energi organisasi akan diarahkan untuk mengembalikan prestasi olahraga Benua Etam.

Target besar langsung dipasang kepengurusan baru KONI Kaltim. Haji Andre - sapaan Anderiy Syachrum - menargetkan Benua Etam kembali masuk jajaran tiga besar nasional pada PON 2028, sekaligus mengembalikan daerah ini sebagai salah satu lumbung atlet berprestasi.

Target itu dipasang setelah capaian Kaltim mengalami penurunan dalam beberapa edisi PON terakhir. Kepengurusan baru langsung diminta bergerak menyusun peta kekuatan cabang olahraga agar target tersebut dapat diwujudkan.

"Pelantikan ini merupakan garis start menuju PON 2028. Waktu kita sudah tidak panjang lagi karena seluruh energi pengurus akan kami fokuskan mempersiapkan Kalimantan Timur menghadapi PON 2028," kata Andre di Pendopo Lamin Etam Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Minggu (12/7/2026) malam.

Ia menyebut, langkah pertama yang akan dilakukan ialah evaluasi menyeluruh terhadap seluruh cabor. Hasil evaluasi menjadi dasar untuk memetakan cabor unggulan, potensial, serta pusat pembinaan masing-masing.
Tahap berikutnya ialah menyusun peta jalan atau road map program kerja menuju PON 2028.

"Target kami segera mengembalikan Kaltim berjaya, sebagai salah satu lumbung atlet olahraga nasional dengan capaian tingkat yang lebih baik dari PON sebelumnya," ujarnya.

Anderiy menegaskan, seluruh atlet yang nantinya berlaga di PON 2028 harus berangkat dengan persiapan terbaik, rasa percaya diri tinggi, serta keyakinan bahwa masyarakat Kaltim memberikan dukungan penuh.

"Kami ingin setiap atlet yang berangkat ke PON 2028 membawa persiapan terbaik, rasa percaya diri yang tinggi, dan keyakinan bahwa seluruh masyarakat Kaltim berdiri di belakang mereka, sejalan dengan semangat Kaltim berprestasi meraih tiga besar di PON 2028," katanya.

Ia juga menegaskan kepengurusan yang dipimpinnya akan mengedepankan tata kelola organisasi yang profesional, transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

"Saya berdiri di sini bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi untuk memastikan olahraga Kaltim terus maju dan atlet-atlet kita mendapat pembinaan yang lebih baik. Pengelolaan KONI Kaltim akan dijalankan secara profesional, transparan, akuntabel, dan tepat sasaran," tegasnya.

Andre mengaku membawa pesan dari Gubernur Kaltim Rudy Masud sebelum dirinya terpilih sebagai Ketua KONI Kaltim.

"Kalau menjadi ketua yang baik, jangan hanya ingin selalu naik ke podium memberikan sambutan, tapi jadilah ketua yang membawa atlet-atletnya selalu naik ke podium untuk berprestasi," tutupnya. (**)