Partai Pembuka yang Tak Mudah bagi Tuan Rumah
Meksiko vs Afrika Selatan
MEXICO CITY. Pesta sepak bola dunia dimulai dini hari nanti. Ya, gelaran Piala Dunia 2026 yang sudah dinanti pecinta sepak bola dunia, akan memulai perjalannya dini hari nanti saat tuan rumah Meksiko bertemu Afrika Selatan di Stadion Azteca, Mexico City, pukul 03.00 Wita.
Meksiko, yang menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama Amerika Serikat dan Kanada, mendapatkan kehormatan untuk memainkan laga pertama Piala Dunia 2026 di ibu kota negara mereka. El Tri, yang sepanjang sejarah belum pernah lolos lebih dari perempat final, kali ini coba mengubah peruntungan kala bermain di kandang sendiri.
Uniknya, duel perdana Grup A lawan Afrika Selatan ini akan mengulang sejarah 16 tahun silam dengan cara terbalik. Ketika itu, Bafana-Bafana yang jadi tuan rumah Piala Dunia 2010, bermain imbang 1-1 dengan Meksiko. El Tri tentu ingin start yang lebih apik. Apalagi, di tangan pelatih legendaris Javier Aguirre, Meksiko punya rekor kemenangan 58,62 persen dari 29 pertandingan.
Sebaliknya, Afrika Selatan yang kembali ke panggung dunia untuk pertama kalinya setelah 16 tahun, juga punya ambisi. Sang wakil CAF belum pernah lolos sekali pun dari babak penyisihan. Bahkan, mereka hanya tercatat 2 kali menang dari 9 laga, sisanya 4 seri dan 3 kalah. Afsel tentu tidak ingin laga kontra Meksiko ini jadi kekalahan keempat mereka di putaran final Piala Dunia sepanjang sejarah.
Jelang laga pembuka, Meksiko sedang dalam momen apik. El Tri tidak terkalahkan dalam 8 laga persahabatan sejak Januari 2026. Ini termasuk hasil positif imbang lawan Portugal dan Belgia. Selain itu, Meksiko menutup pemanasan mereka dengan menang 5-1 atas Serbia.
"Kami telah mempersiapkan diri selama 22 bulan. Di luar pertandingan dan hasil (lawan Meksiko), kami sedang meningkat; kami tiba dalam kondisi, moral, dan semangat yang baik, bugar secara fisik, dengan pemain yang sepenuhnya fit," papar Aguirre dikutip situs resmi MiSeleccion.
Mencetak 15 gol dalam 8 partai terakhir dan hanya kemasukan 2 kali memang bisa meningkatkan rasa percaya diri. Namun, Aguirre juga menyebut ini bagai pedang bermata dua. El Tri yang kohesif dan solid bakal menghadapi Afrika Selatan yang sudah absen dalam 3 edisi Piala Dunia termutakhir.
Dari segi skuad, Meksiko membawa penyerang gaek Raul Jimenez (Fulham), juga gelandang penting Alvaro Fidalgo (Atletico Madrid). Kiper 40 tahun, Guillermo Ochoa juga hadir. Namun, dari nama-nama familier itu, hanya Fidalgo yang berpeluang mengisi starting XI.
Sementara itu, Afrika Selatan tidak dalam kondisi ideal. Mereka tersingkir 16 besar AFCON pada Januari lalu. Menghadapi tim seperti Panama saja, Bafana-Bafana dua kali tak menang. Hanya, di penutupan, Afsel menang 1-0 kontra Jamaika lewat gol Oswin Appollis.
Afrika Selatan datang ke Piala Dunia 2026 tidak dengan skuad yang mewah. Ada nama Lyle Foster (Burnley) di depan dan Ime Okon (Hannover) di belakang. Namun, dibandingkan Meksiko, Bafana-Bafana tidak lebih diunggulkan. Menyadari kekuatan timnya yang terbatas, pelatih Hugo Broos berharap pada dukungan penuh warga Afsel yang datang ke Mexico City.
"Kami mendapat dukungan dari seluruh bangsa dan kami merasakannya dalam beberapa hari terakhir. Ini adalah sesuatu yang harus diingat oleh anak-anak pada Kamis (Jumat waktu Indonesia) ketika pertandingan (lawan Meksiko) dimulai, bahwa kami bermain untuk bangsa, untuk semua orang yang percaya pada kami," terang Broos dikutip laman resmi SAFA, federasi Afrika Selatan.
Duel Meksiko vs Afrika Selatan sudah berlangsung 4 kali sejak 1993. El Tri tercatat menang 2 kali, selebihnya 1 kalah dan 1 imbang. Perjumpaan terakhir kedua tim terjadi di Piala Dunia 2010, dan itu sudah terjadi 16 tahun lampau, sehingga tidak dapat dijadikan tolok ukur.
Dengan tren positif Meksiko sepanjang 2026, peluang mereka menang atas Afrika Selatan cukup terbuka. Bukan tidak mungkin, skor lebih dari 2 gol tercipta. (**)
Perkiraan Line-up Meksiko vs Afsel Piala Dunia 2026
Meksiko (4-3-3): Raul Rangel; Israel Reyes, Cesar Montes, Johan Vasquez, Jesus Gallardo; Alvaro Fidalgo, Erik Lira, Brian Gutierrez; Roberto Alvarado, Raul Jimenez, Julian Quinones
Pelatih : Javier Aguirre
Afrika Selatan (4-2-3-1): Ronwen Williams; Khuliso Mudau, Ime Okon, Mbekezeli Mbokazi, Aubrey Modiba; Teboho Mokoena, Jayden Adams; Oswin Appollis, Themba Zwane, Relebohile Mofokeng; Lyle Foster
Pelatih: Hugo Broos