Perum Bengkuring Tak Aman, Perampok Beraksi saat Dini Hari

Perum Bengkuring Tak Aman, Perampok Beraksi saat Dini Hari

02 Jul 2026 | Kriminalitas

SAMARINDA. Aksi kejahatan kini semakin marak. Kamis (2/7/2026), perampokan terjadi di Perum Bengkuring yang notebene jumlah penduduknya cukup banyak dan padat.
Perampokan terjadi di Jalan Bengkuring Raya, Kelurahan Sempaja Timur, Kecamatan Samarinda Utara, di Toko Anas, yang selama ini dikenal sebagai toko kelontong besar di perumahan tersebut. Dua perempuan mengalami luka akibat serangan senjata tajam saat berusaha melawan pelaku yang diduga hendak menguasai harta benda di dalam toko.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku diduga masuk ke area toko sekitar pukul 03.00 Wita dan berhasil mencapai kamar tempat pemilik toko sedang beristirahat.
Korban mengaku terbangun setelah merasakan ada seseorang berada di dalam kamar. Saat membuka mata, pelaku yang mengenakan masker langsung menodongkan pisau serta membekap mulut korban agar tidak berteriak.
Korban kemudian berusaha melawan dengan menggigit tangan pelaku. Pelaku yang panik lantas mengayunkan pisaunya hingga melukai kaki korban. Teriakan korban membangunkan seorang karyawati yang berada di dalam rumah toko. Namun, karyawati tersebut juga menjadi sasaran pelaku dan mengalami luka setelah dipukul serta ditusuk di bagian kaki.
Diduga karena aksinya diketahui penghuni rumah, pelaku tidak sempat menguasai uang dalam jumlah besar dan langsung melarikan diri. Dari informasi sementara, pelaku hanya membawa kabur uang tunai sekitar Rp 500 ribu serta sebuah telepon genggam milik korban.
Sejumlah warga juga menyebut pelaku diduga sempat melakukan tindakan yang mengarah pada percobaan kekerasan seksual terhadap salah satu korban. Namun, informasi tersebut masih didalami oleh pihak kepolisian.
Kanit Reskrim Polsek Sungai Pinang, Iptu Dedi Lantang membenarkan adanya peristiwa tersebut. Setelah menerima laporan, personel kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian serta rumah sakit tempat kedua korban menjalani perawatan akibat luka yang diderita.
"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan dan kami juga melakukan pengecekan terhadap kemungkinan adanya rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian," singkatnya.
Hingga kini polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap identitas dan motif di balik aksi perampokan yang berujung penganiayaan tersebut. (**)