Prediksi Jerman vs Pantai Gading

Prediksi Jerman vs Pantai Gading

19 Jun 2026 | Olahraga

Mencari Kunci Lolos 32 Besar

Tiket ke fase gugur ada di depan mata Jerman dan Pantai Gading. Kemenangan di pertandingan perdana, membuka asa kedua negara melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.

TORONTO. Menang di laga perdana membuka asa Jerman dan Pantai Gading melangkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Nah, untuk mendapatkan tiket tersebut kedua negara harus saling jegal di laga kedua mereka dari Grup E, yang akan dimainkan di Toronto Stadium, Kanada, dini hari nanti pukul 04.00 Wita.
Di pertandingan pertama, Jerman melumat Curaçao 7-1 di Houston. Di sisi lain, The Elephants mengalahkan Ekuador via gol Amad Diallo pada injury time. Jika mendapatkan 3 angka di partai ini, tidak perlu menunggu partai ketiga, sang pemenang akan lolos 32 besar.
Jerman lebih favorit dibandingkan Pantai Gading. Jerman yang berusaha lepas dari bayang-bayang gugur di fase grup dalam 2 edisi Piala Dunia terakhir, kini memiliki materi pemain yang meyakinkan. Sosok Kai Havertz yang mengemas 2 gol dan bersaing di puncak top skor Piala Dunia 2026, akan jadi andalan. Namun, kemenangan 7-1 atas Curacao juga punya catatan sendiri.
Lawan pertama Jerman tersebut tidak bisa dibandingkan dengan Pantai Gading, tim peringkat 33 FIFA. Skuad Les Elephants yang semuanya bermain abroad dan kebanyakan tampil di liga-liga Eropa, menunjukkan kapasitas mereka. Selain itu, ada 2 nama penggawa Pantai Gading yang bermain di Bundesliga, yaitu Bazoumana Toure (Hoffenheim) dan Yan Diomande (RB Leipzig). Nama yang disebut terakhir adalah peraih Bundesliga Rookie of The Season musim lalu.
Saat menghadapi Curacao, Jerman menunjukkan dominasi mutlak. Die Mannschaft melepaskan 26 tembakan, 12 di antaranya tepat sasaran. Jerman juga menguasai 64,6 persen bola. Rapor mereka 7,56. Hanya, apakah tren ini bisa dilanjutkan oleh tim asuhan Julian Nagelsmann saat melawan Pantai Gading?
Kapten Jerman, Joshua Kimmich paham betul akan hal itu. "Laga pertamakami melawan lawan yang jelas bukan kelas dunia. Sekarang, datang tantangan tempat kami bisa melihat posisi yang sebenarnya (melawan Pantai Gading dan Ekuador). Kami memiliki kualitas hebat untuk menyulitkan lawan," ujarnya.
Bisa kebobolan oleh tim seperti Curacao adalah catatan minus bagi Jerman. Die Mannschaft bakal berupaya menjamin stabilitas di lini belakang mereka. Pasalnya, Pantai Gading adalah tim yang bisa menusuk Jerman kapan saja. Gol Amad Diallo ke gawang Ekuador pada injury time adalah buktinya.
Pantai Gading datang ke Ontario dengan satu nama spesial, Yan Diomande. Penyerang sayap asal RB Leipzig yang menyabet gelar 2025/26 Bundesliga Rookie of the Season itu mendapatkan rapor 8,1 versi WhoScored saat lawan Ekuador. Ia melepaskan 2 tembakan, 4 kali dribel, 5 tackle, dan akurasi umpan hingga 80 persen. Diomande akan jadi teror bagi bek-bek Jerman yang sudah dihadapinya di Bundesliga.
"Setahun yang lalu, hampir tidak ada orang yang mengenalnya. Dia menjalani musim yang luar biasa, meskipun RB Leipzig memiliki beberapa masalah. Kemampuan menggiring bolanya luar biasa, agak mirip Kingsley Coman di Bayern dulu. Dia memiliki kecepatan yang luar biasa," ujar Joshua Kimmich, dikutip dari Buli News.
Rekor pertemuan Jerman vs Pantai Gading baru terjadi sekali pada 2009 silam dengan hasil imbang 2-2. Sudah 17 tahun berlalu, komposisi pemain kedua kubu juga sudah jauh berubah. Jerman tetap diunggulkan memenangi laga ini, tapi dapat dikatakan, Pantai Gading adalah tes pertama Die Mannschaft di Piala Dunia 2026.

Jerman (4-2-3-1): Manuel Neuer; Joshua Kimmich, Jonathan Tah, Nico Schlotterbeck, Nathaniel Brown; Felix Nmecha, Aleksandar Pavlovic; Leroy Sane, Jamal Musiala, Florian Wirtz; Kai Havertz

Pelatih: Julian Nagelsmann

Ivory Coast (4-2-2-2): Yahia Fofana; Guela Doue, Wilfried Singo, Emmanuel Agbadou, Ghislain Konan; Franck Kessie, Seko Fofana; Yan Diomande, Amad Dialllo; Nicolas Pepe, Elye Wahi

Pelatih: Emerse Fae.