Pusamania Siapkan Dukungan Besar, Kehadiran the Jak Bakal Disambut
SAMARINDA. Partai perdana menjadi sesuatu yang paling dinanti Pusamania, kelompok suporter Borneo FC di musim ini. Pasalnya Pesut langsung bertemu salah satu raksasa sepak bola Indonesia, Persija Jakarta.
Laga yang akan dimainkan di Stadion Segiri pada Sabtu (5/9/2026) tersebut, menjadi partai besar di pekan pertama Super League musim ini.
Makanya tak salah jika Pusamania sangat menanti partai sengit ini. Persiapan pun sudah dilakukan, termasuk koordinasi dengan the Jak, suporter Persija yang dipastikan hadir di Stadion Segiri.
Lasihadu, Ketua Pusamania saat dikonfirmasi mengatakan jika kelompok suporter yang dipimpinnya sudah sangat siap menyambut partai yang dilabeli Derby Oranye itu.
“Kalau ditanya soal persiapan, saya pastikan kami sudah siap 100 persen untuk mensupport perjuangan Borneo FC di pertandingan nanti. Itu partai besar, jadi kami akan memberikan dukungan dengan besar pula. Terlebih ini pertandingan pertama di kandang,” ujar pria yang akrab disapa Adhu tersebut.
Dijelaskannya, anggota Pusamania saat ini terus melakukan koordinasi dengan koordinator wilayah atau korwil di beberapa wilayah, agar menurunkan semua anggotanya di malam Minggu nanti.
“Insyaallah kami akan penuhi Stadion Segiri. Ini adalah awal perjuangan tim, jadi kami harus mengawal mereka sejak sekarang hingga akhir musim,” tegasnya.
Disinggung mengenai kehadiran suporter tim tamu, Adhu menyebut Pusamania selama ini selalu menerima kehadiran pendukung lawan. Terlebih saat ini aturan suporter tamu tak boleh datang ke stadion lawan sudah dicabut.
“Sejak dulu kami selalu menyambut kedatangan suporter tim manapun. Musim lalu saat larangan suporter hadir di kandang lawan diberlakukan, kami tetap menerima meski tak boleh pakai atribut,” terangnya.
Adhu memastikan kehadiran the Jak di pertandingan nanti. Namun berapa jumlah pastinya, ia masih terus berkoordinasi dengan perwakilan the Jak di Samarinda.
“Yang jelas kami sepakat menjaga pertandingan nanti dengan baik. Persaingan hanya terjadi 90 menit, selebihnya kami adalah saudara,” pungkas Adhu. (**)