Akhir Pekan, Dua Kebakaran Landa Kawasan Sempaja Utara

Akhir Pekan, Dua Kebakaran Landa Kawasan Sempaja Utara

19 Jul 2026 | Peristiwa

SAMARINDA. Di saat musim kemarau tiba seperti saat ini, kewaspadaan akan terjadinya musibah kebakaran memang wajib ditingkatkan. Faktanya akhir pekan kemarin, tepatnya Sabtu (18/7/2026) terjadi dua kali kebakaran yang menyebabkan kerugian materiil yang tak sedikit.
Dua musibah tersebut terjadi di wilayah Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara. Kejadian pertama terjadi di Jalan Muang Ilir, Gang 2 RT 38, Kelurahan Sempaja Utara, pada Sabtu dini hari. Api meghanguskan rumah milik Anan Pauji (39), yang saat kejadian dalam kondisi kosong karena telah ditinggalkan selama tiga hari.
Selain bangunan rumah, kobaran api juga menghanguskan satu unit traktor pertanian dan satu unit mesin panen padi milik Anan yang disimpan di dalam rumah.
Anan mengaku mengetahui rumahnya terbakar setelah mendapat kabar dari warga sekitar. Ia terkejut lantaran sejumlah aset yang digunakan untuk bekerja ikut musnah dalam kebakaran tersebut.
"Saya mendapat kabar dari warga kalau rumah terbakar. Rumah memang sudah kosong sekitar tiga hari. Yang paling membuat saya sedih bukan hanya rumah habis, tetapi traktor dan mesin panen yang saya gunakan untuk bekerja juga ikut terbakar," ujarnya.
Menurut Anan, sebelum meninggalkan rumah tidak ada aktivitas memasak maupun penggunaan kompor. Berdasarkan informasi warga, api pertama kali terlihat dari bagian atas dapur.
"Di dalam rumah tidak ada alat masak yang digunakan. Informasinya api pertama kali terlihat dari bagian atas dapur. Kemungkinan berasal dari korsleting listrik, tapi saya tetap menunggu hasil penyelidikan kepolisian," katanya.
Komandan Regu Posko 2 Disdamkarmat Samarinda, Wahyudin mengatakan, saat petugas tiba di lokasi, api sudah membesar dan hampir menguasai seluruh bangunan.
"Material rumah yang didominasi kayu membuat api cepat merambat. Fokus utama kami melokalisasi api agar tidak menjalar ke rumah warga di sekitarnya," jelasnya.
Petugas mulai melakukan pemadaman sekitar pukul 00.58 Wita dan api berhasil dikendalikan sekitar pukul 01.45 Wita. Salah satu kendala yang dihadapi petugas adalah minimnya sumber air di sekitar lokasi.
"Kendala terbesar di lapangan adalah terbatasnya sumber air. Namun berkat kerja sama petugas pemadam dan relawan, api berhasil dikendalikan sehingga tidak merambat ke bangunan lain. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka," ungkap Wahyudin.
Sementara itu, kejadian kedua terjadi pada Sabtu malam di wilayah dan RT yang sama. Berdasarkan data sementara Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda, kebakaran menghanguskan dua rumah tunggal dan satu unit sepeda motor.
Kebakaran tersebut berlangsung mulai pukul 21.05 Wita hingga 22.10 Wita. Dua kepala keluarga dengan total enam jiwa terdampak akibat peristiwa tersebut. Beruntung, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka.
Narahubung Disdamkarmat Kota Samarinda, Hery Suhendra mengatakan, dugaan sementara penyebab kebakaran kedua berasal dari arus pendek listrik. Namun, penyebab pastinya masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.
"Objek yang terbakar dua rumah tunggal dan satu unit motor. Korban jiwa maupun korban luka negatif. Penyebab pasti masih dalam penyelidikan pihak kepolisian," ujarnya.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, Disdamkarmat mengerahkan enam unit tangki fire truck milik Disdamkarmat dan PMK swasta, serta 12 mesin portable milik relawan.
Menurut Hery, salah satu kendala petugas di lapangan adalah minimnya sumber air. Namun berkat sinergi berbagai unsur, kobaran api berhasil dipadamkan dan tidak meluas ke bangunan lainnya.
Usai api berhasil dipadamkan, petugas melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa.
Hery mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan gangguan instalasi listrik. (**)