Alasan Marc Cucurela Panjangkan Rambut Ternyata Demi Anaknya yang Autis

Alasan Marc Cucurela Panjangkan Rambut Ternyata Demi Anaknya yang Autis

26 Jul 2026 | Olahraga

MADRID. Marc Cucurella dikenal sebagai salah satu pesepak bola dengan penampilan yang paling mudah dikenali. Bek kiri Timnas Spanyol itu, identik dengan rambut keriting panjang yang selalu menjadi ciri khasnya setiap kali tampil di lapangan.
Di balik penampilan Cucurella tersebut, ternyata tersimpan kisah yang sangat pribadi. Rambut panjang yang selama ini melekat pada dirinya bukan sekadar bagian dari gaya, melainkan memiliki makna emosional yang berkaitan dengan keluarga.
Anak pertama Cucurella, Mateo, diketahui didiagnosis mengalami autis. Kondisi itu menjadi salah satu perjalanan hidup yang memberikan banyak pelajaran bagi pemain berusia 28 tahun tersebut sebagai seorang ayah.
Dalam berbagai kesempatan, Cucurella menunjukkan bahwa keluarga selalu menjadi prioritas utama. Dia bahkan pernah mengungkapkan, bahwa kesehatan putranya jauh lebih berharga dibandingkan harta maupun kesuksesan yang telah diraihnya di dunia sepak bola.
Alasan mempertahankan rambut panjang juga berkaitan dengan sang anak. Cucurella ingin penampilannya tetap mudah dikenali oleh Mateo.
Baginya, rambut panjang menjadi salah satu cara sederhana agar putranya dapat mengenali sosok ayahnya dengan lebih mudah. Kisah tersebut kemudian mendapat perhatian luas dari para penggemar sepak bola. Banyak yang baru mengetahui bahwa ciri khas rambut panjang Cucurella ternyata menyimpan makna mendalam dan menjadi simbol kedekatannya dengan keluarga.
Autisme merupakan gangguan perkembangan saraf yang memengaruhi kemampuan seseorang dalam berkomunikasi, berinteraksi sosial, serta memahami lingkungan di sekitarnya. Setiap penyandang autis memiliki karakteristik yang berbeda sehingga memerlukan pendekatan dan dukungan yang disesuaikan dengan kebutuhannya.
Peran keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam mendampingi anak dengan autisme. Dukungan emosional, kesabaran, serta perhatian dari orang tua dapat membantu proses tumbuh kembang anak sesuai dengan kemampuannya masing-masing.
Di tengah padatnya jadwal sebagai pesepak bola profesional, Cucurella tetap berusaha menjalankan perannya sebagai ayah. Kesibukan bersama klub dan tim nasional tidak mengurangi komitmennya untuk selalu hadir bagi keluarganya.
Kisah Cucurella menjadi pengingat bahwa di balik gemerlap dunia sepak bola, para pemain juga memiliki kehidupan pribadi dengan berbagai tantangan. Popularitas dan karier yang gemilang tidak selalu membuat seseorang terbebas dari ujian dalam kehidupan keluarga.
Bagi Cucurella, kebahagiaan terbesar bukan hanya datang dari kemenangan di lapangan atau koleksi trofi. Kehadiran keluarga, terutama melihat putranya terus tumbuh dan berkembang, menjadi pencapaian yang memiliki arti jauh lebih besar daripada apa pun yang bisa diraih dalam karier sepak bolanya. (**)