Bapak Sambung di Kembang Janggut Coba Tiduri Anak Tiri, Kini Mendekam di Sel
TENGGARONG. Hubungan tak harmonis seorang ayah sambung bernama Ro di sebuah desa di Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara membuat ia gelap mata. Namun oelampiasan hawa napsunya justru diarahkan remaja yang justru dekat dengannya. Ya, Ro nekat melecehkan remaja perempuan berusia 17 tahun, tak lain anak tirinya. Kejadian pada Sabtu (4/7) dini hari tersebut akhirnya dilaporkan ke Polsek Kembang Janggut.
“Begitu menerima laporan dari kerabat korban, petugas kami langsung bergerak. Terlapor (Ro, Red) berhasil diamankan pada Minggu (5/7) siang dan kini sudah ditahan sebagai tersangka,” ujar Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar, melalui Kapolsek Kembang Janggut AKP Dedi Supriyanto, Rabu (8/7).
Dijelaskannya lebih jauh, naas menimpa gadis ABG tersebut, terjadi di sebuah mes perusahaan perkebunan di Kembang Janggut. Saat itu korban, sebut saja inisialnya Kenanga, sudah tertidur nyenyak dalam kamar. Mengingat waktu sudah lewat tengah malam.
“Ketika sudah tertidur itu, korban (Kenanga, Red) sempat mendengar suara pintu kamarnya dibuka. Dia sekilas juga melihat bapak tirinya, Ro yang datang. Dikira hanya mau mengambil obat nyamuk di kamar itu. Jadi Kenanga tetap meneruskan tidurnya,” jelas Dedi.
Namun kenyataannya tidak begitu. Sebab Ro setelah itu duduk dekat korban. Pria itu juga sempat memanggil anak tirinya. Tapi karena masih ngantuk, Kenanga mengabaikan keberadaan Ro. Tidak tahunya setelah itu Ro malah berbaring dan memeluk tubuh Kenanga dari belakang, karena tidur dalam posisi miring ke kanan.
Selanjutnya Ro membuka pakaian bagian belakang korban, sembari mengelus-elus punggung anak tirinya itu. Karuan saja tindakan Ro tersebut membuat Kenanga kaget. Apalagi berikutnya Ro menarik tubuh Kenanga sehingga posisi tidurnya jadi terlentang. Sembari berucap,”Maafkan saya. Saya sudah tidak tahan lagi” saat Ro hendak menindih tubuh korban.
“Tapi korban langsung melawan. Dia berhasil menendang tubuh bapak tirinya, kemudian berlari ke luar barak. Korban kemudian datang ke barak yang dihuni kerabat dekatnya. Setelah itulah perbuatan Ro dilaporkan ke petugas kami,” tambah Dedi.
Tanpa perlawanan berarti, Ro kemudian digelandang petugas ke Mako Polsek Kembang Janggut untuk diambil keterangannya. Kepada penyidik, Ro sebagai terlapor mengakui perbuatannya terhadap Kenanga. Aksi nekat itu dilakukan karena sudah tidak kuat menahan hasrat.
“Saya terpaksa begitu karena sudah tidak kuat menahan nafsu. Sudah lama tidak begituan sama istri. Sebab hubungan kami sedang tidak baik-baik saja,” jelas Ro yang kini terpaksa mendekam di tahanan Mako Polsek Kembang Janggut, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.(**)