Bernuansa Politik, Argentina Terancam Sanksi FIFA usai Menang Atas Inggris

Bernuansa Politik, Argentina Terancam Sanksi FIFA usai Menang Atas Inggris

16 Jul 2026 | Olahraga

ATLANTA. Kemenangan Argentina atas Inggris di semifinal Piala Dunia 2026, dirayakan dengan cara berlebihan. Sebab seusai laga, pemain Argentina membawa banner bertuliskan: “Las Malvinas adalah milik Argentina.”
Las Malvinas (Falkland Islands) adalah sebuah pulau yang dari dulu jadi rebutan antara negara Argentina dan Britania Raya.
Hal ini berpotensi jatuhnya sanksi dari FIFA. Banner itu sendiri didaptakan dari supporter. Lo Celso membawanya ke lapangan, dan sejumlah pemain Argentina sempat membentangkannya.
FIFA biasanya melarang pemain untuk membawa banner bernuansa politik.
Pada 2014, FIFA pernah memberi sanksi berupa denda 30.000 Franc Swiss (sekitar Rp 500juta) ke timnas Argentina, karena sebelum laga persahabatan lawan Slovenia, para pemain Argentina membentangkan banner bertuliskan: "Las Malvinas adalah milik Argentina"
Pada 2024, Rodri dan Alvaro Morata pernah kena hukuman dari UEFA berupa sanksi larangan bermain 1 pertandingan. Pasalnya mengatakan "Gibraltar adalah milik Spanyol". Tapi itu hukuman dari UEFA, bukan FIFA. Pihak UEFA yang menangani kasus itu, karena konteksnya sepakbola Eropa antara Spanyol vs Inggris. (**)