Dua Calon Urung Bertarung, Seno Aji Terpilih Aklamasi Pimpin IPSI Kaltim

Dua Calon Urung Bertarung, Seno Aji Terpilih Aklamasi Pimpin IPSI Kaltim

25 Jul 2026 | Olahraga

SAMARINDA. Prediksi jalannya Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) IPSI Kaltim di Hotel Puri Senyiur, Sabtu (25/7/2026) berjalan sengit ternyata tak terwujud. Ini setelah dua calon mengundurkan diri dalam persaingan memimpin pendekar-pendekar Benua Etam. Andi Harum, Wali Kota Samarinda yang juga ketua IPSI Kaltim periode sebelumnya, serta Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin urung bertarung di pemilihan.

Mundurnya dua calon tersebut, membuat Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, terpilih secara aklamasi. Kepengurusan baru langsung tancap gas menjaga tradisi pencak silat sebagai penyumbang medali emas andalan Benua Etam di setiap penyelenggaraan PON.

Dalam waktu dekat, IPSI Kaltim akan menghadapi rangkaian agenda penting mulai Porprov Paser, Kejuaraan Nasional, Babak Kualifikasi PON hingga PON NTB-NTT. Seluruh agenda itu menjadi tolok ukur kepengurusan baru mempertahankan posisi pencak silat sebagai salah satu cabang olahraga unggulan Kaltim.

Seno Aji mengatakan, pekerjaan pertama yang akan dilakukan bukan menyusun program pertandingan, melainkan merapikan fondasi organisasi.

"Alhamdulillah saya mendapat amanah besar ini secara aklamasi. Setelah kepengurusan lengkap dan SK terbit, kami akan segera dilantik, lalu menggelar rapat kerja. Itu penting untuk menyatukan visi seluruh pengurus sebelum masuk ke program pembinaan," katanya, usai Musprov, di Hotel Puri Senyiur, Sabtu (25/7/2026).

Ia menegaskan, seluruh langkah tersebut diarahkan untuk menghadapi target besar Kaltim pada PON mendatang.

"Kita menyongsong PON NTB-NTT. Harapan kami IPSI Kaltim kembali menyumbangkan medali sebanyak mungkin untuk daerah," ujarnya.

Seno mengaku, pencalonannya berawal dari mandat yang diberikan perguruan-perguruan pencak silat di Kaltim dan mendapat respons positif dari Pengurus Besar IPSI.

"Saya menerima amanah dari perguruan, kemudian mendapat sambutan positif dari PB IPSI untuk menakhodai IPSI Kalimantan Timur. Ini menjadi tanggung jawab yang harus dijalankan bersama," ucapnya.

Saat ditanya mengenai ketidakhadiran Ketua IPSI Kaltim sebelumnya, Andi Harun, Seno enggan berspekulasi.

"Saya tidak tahu persoalannya. Yang jelas, mandat ini datang dari bawah. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pak Andi Harun yang selama ini sudah menakhodai IPSI Kaltim," katanya.

Sementara Wakil Ketua V KONI Kaltim Roni Andi Pangajoang yang mewakili Ketua Umum KONI Kaltim Anderiy Syachrum menegaskan, kepengurusan baru memikul tanggung jawab mempertahankan reputasi IPSI sebagai salah satu cabang olahraga paling produktif bagi Kaltim.

"IPSI sudah punya brand sebagai penyumbang prestasi. Tugas pengurus baru bukan hanya menjaga, tetapi meningkatkan capaian itu," tegasnya.

KONI Kaltim akan terus mengawal pembinaan karena pencak silat tetap menjadi salah satu tumpuan target Kaltim masuk tiga besar pada PON mendatang.

Terpisah, Wakil Ketua I KONI Kaltim Hendra Radinal Ary mengatakan Musorprov telah berjalan sesuai mekanisme organisasi. Ia berharap kepengurusan baru mampu membawa IPSI melampaui capaian sebelumnya.

"Pencak silat selalu menjadi andalan bagi Kaltim. Harapan kami sederhana, prestasinya harus terus meningkat dan mampu menjawab target besar yang diberikan gubernur," pungkasnya. (**)