Hadapi Musim Baru, Borneo FC Cuci Gudang Pemain Lokal dan Asing

Hadapi Musim Baru, Borneo FC Cuci Gudang Pemain Lokal dan Asing

08 Jun 2026 | Olahraga

SAMARINDA. Langkah mengejutkan diambil manajemen Borneo FC menghadapi musim kompetisi musim depan. Di saat tengah dinanti empat kompetisi yang sudah pasti berat, manajemen justru melakukan langkah berani. Bagaimana tidak, cuci gudang dilakukan secara dadakan dimana di dalamnya terdapat pemain-pemain yang musim lalu berperan besar pada perjalanan tim hingga menjadi runner up di Super League.
Selain Fabio Lefundes sebagai pelatih kepala dan dua asistennya yakni Joao Pedro dan Vinicius Alves, sederet pemain lokal dan asing ikut hilang di musim depan. Mariano Peralta menjadi pemain perdana yang hengkang. Kabar menyebutkan Peralta bergabung dengan Persija. Disusul Kei Hirose dan M Sihran yang mengikuti jejak Lefundes ke Malut United.
Terbaru, manajemen memastikan tak memperpanjang kontrak Ahmad Agung, Syahrul Trisna, M Khanafi dan Mohammad Anez. Lalu disusul Christope Nduwarugira, Ikhsanul Zikrak, Ardi Idrus, Alfharezzi Buffon serta Daffa Fasya. Kepergian 9 pemain ini kemudian disambung dengan tak ditambahnya durasi kerja dari Clayton Santos, Kaio Nunes serta Koldo Obieta.
Dari rumor yang beredar, beberapa pemain yang meninggalkan Borneo FC masih akan bermain di Super League. Ikhsan dikabarkan sedang didekati Persebaya Surabaya. Lalu Buffon disebut-sebut akan bermain di tim yang baru promosi, yakni Garudayaksa bersama Daffa Fasya. Sementara Christope Nduwarugira menemui Pieter Huistra, mantan pelatih Borneo FC ke PSS Sleman. Kedua sosok ini sebelumnya bersama di Pesut Etam di musim 2025/2025.
Rumor lain yang diperoleh, Koldo Obieta tengah melakukan negosiasi dengan Malut United. Artinya Obie kembali bertemu dengan Lefundes, Kei Hirose dan M Sihran.
Dengan berakhirnya kontrak khususnya pemain asing, saat ini Borneo FC hanya menyisakan Juan Fellipe Villa dan Marcos Astina menghadapi musim baru. Sementara siapa-siapa pemain baru untuk asing masih menjadi tanda tanya. Pun dengan pemain lokal yang hengkang.
Yang pasti kepergian Buffon menjadi paling mengejutkan. Sebab selain mampu menjadi pengganti peran Fajar Faturrahman yang pindah ke Persija, Buffon juga aset tim karena usianya masih sangat muda. (**)