Hormati Kontrak Kerja di CBF, Alasan Ancelotti Tolak Tangani Timnas Italia

Hormati Kontrak Kerja di CBF, Alasan Ancelotti Tolak Tangani Timnas Italia

30 Jul 2026 | Olahraga

ROMA. Carlo Ancelotti akhirnya mengungkap alasan di balik keputusannya menolak tawaran Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), untuk menangani tim nasional Italia. Pelatih veteran tersebut memilih tetap menghormati komitmennya bersama Timnas Brasil.
Sebelumnya, Direktur Teknik FIGC, Paolo Maldini, mengungkapkan pihaknya sempat menghubungi Ancelotti setelah Italia kembali gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun. Namun, pendekatan tersebut tidak membuahkan hasil.
"Ini bukan masalah kontrak yang ditawarkan. Bukan itu alasannya. Alasannya adalah karena saya memiliki komitmen dengan CBF (Federasi Sepak Bola Brasil)," ujar Ancelotti kepada jurnalis ESPN, Pedro Ivo Almeida.
"Negara ini (Brasil) telah menyambut saya dengan sangat hangat sejak tahun pertama saya di sini. Karena itu, saya ingin tetap bertahan. Tentu saja saya berterima kasih kepada Federasi Italia, tetapi saya ingin melanjutkan pekerjaan saya di Brasil," ujarnya.
"Saya merasa keputusan untuk tidak menerima tawaran melatih timnas Italia adalah hal yang tepat. Saya ingin menghormati negara yang telah menerima saya dengan baik, sekaligus institusi yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk bekerja," lanjut pelatih berusia 67 tahun tersebut.
Ancelotti diketahui telah menandatangani perpanjangan kontrak bersama CBF pada Mei lalu. Kesepakatan itu membuat mantan pelatih Real Madrid tersebut akan tetap menangani Brasil hingga Piala Dunia 2030, dengan tugas memimpin generasi baru Selecao yang dipimpin Vinicius Junior dan rekan-rekannya.
Setelah gagal mendapatkan Ancelotti, FIGC juga dikabarkan sempat mencoba mendekati mantan pelatih Manchester City, Pep Guardiola. Namun, negosiasi tidak berlanjut karena terkendala besarnya nilai gaji yang diminta.
Opsi lain untuk menunjuk Andrea Pirlo juga akhirnya urung diwujudkan. Menurut laporan yang beredar, rencana tersebut batal karena muncul kekhawatiran terkait aspek politis yang berkaitan dengan kesepakatan sponsor bersama perusahaan taruhan asal Rusia, Fonbet.
Pada akhirnya, FIGC memutuskan kembali menunjuk Roberto Mancini sebagai pelatih kepala timnas Italia. Ini menjadi periode keduanya menangani Gli Azzurri setelah sebelumnya sukses mempersembahkan gelar juara EURO 2020 sebelum mengakhiri masa baktinya. (**)