KONI Kaltim Diminta "Berlari" Kejar Target Besar di PON 2028
SAMARINDA. KONI Kaltim langsung menggeber agenda kerja setelah menggelar rapat pleno pertama kepengurusan periode 2026–2030, di Kantor KONI Kaltim, Rabu (1/7/2026).
Rapat yang dihadiri sekitar 90 persen dari total 83 pengurus dalam Surat Keputusan itu, menjadi penanda dimulainya konsolidasi organisasi di bawah kepemimpinan Anderiy Syachrum.
Andre - sapaan akrab HAnderiy Syachrum - langsung mengarahkan ritme kerja organisasi agar tidak berjalan santai. Dua agenda besar sudah menunggu di depan mata, Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (BK PON) dan PON XXII tahun 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, dan DKI Jakarta.
“Memang kita harus berlari. Enggak bisa santai,” tutur Andre.
Ia menyebut dorongan percepatan ini sejalan dengan ekspektasi Pemprov Kaltim terhadap prestasi olahraga daerah. Dukungan penuh dari pemerintah daerah, disebut menjadi kunci untuk mengejar target yang telah dipasang.
“Apalagi gubernur punya ekspektasi tinggi ini. Kita juga mencoba mewujudkan itu. Dengan dukungan penuh dari provinsi, kita yakin bisa mencapai target,” ucapnya.
Menjelang BK PON dan PON 2028, KONI Kaltim memasang target yang disebut ambisius namun tetap dalam koridor terukur. Targetnya mengembalikan reputasi Kaltim sebagai salah satu daerah unggulan di tingkat nasional.
“Kita mempunyai target yang sangat ambisius tapi terukur. Kami ingin menjadikan Kaltim ini salah satu provinsi terbaik secara nasional,” kata Andre.
Target lain yang ikut dicanangkan adalah peningkatan perolehan medali dibandingkan PON sebelumnya. KONI Kaltim juga berupaya mengembalikan dominasi sebagai provinsi terbaik di luar Pulau Jawa.
“Dengan kita berusaha meraih perolehan medali yang lebih banyak dibanding PON sebelumnya.
Kita ingin mengembalikan Kaltim sebagai daerah terbaik di luar pulau Jawa,” ujarnya.
Pleno perdana ini menjadi sinyal dimulainya mesin organisasi KONI Kaltim untuk bekerja lebih cepat. Sejumlah nama yang hadir di antaranya Ketua Harian Nidya Listiono, para wakil ketua Hendra SH, Danri Dauri, Roni Andi Pangajoang, dan Akhmad Albert. Hadir pula Sekretaris Umum Abdul Muis serta Bendahara Umum Siti Astridya. (**)