Prediksi Spanyol vs Belgia; Tim Matador Mengusung Dendam 40 Tahun Silam

Prediksi Spanyol vs Belgia; Tim Matador Mengusung Dendam 40 Tahun Silam

09 Jul 2026 | Olahraga

LOS ANGELES. Tanah Amerika punya kenangan tak indah bagi Spanyol. Ya, pada Piala Dunia 1986 di Meksiko, Spanyol tumbang atas Belgia lewat drama adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 di waktu normal hingga babak perpanjangan waktu. Belgia akhirnya menyudahi pertandingan dengan skor 5-4 dan melaju ke semifinal.
Kini setelah 40 tahun, kedua negara kembali bertemu di fase yang sama, yakni menapak ke semifinal. Tak pelak pertandingan di Stadion SoFi, Los Angeles pukul 03.00 Wita
Menjadi momen balas dendam bagi Spanyol.
Bagi La Roja, pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiket menuju semifinal. Spanyol melaju ke delapan besar setelah menyingkirkan Portugal dengan skor tipis 1-0. Gol kemenangan pada babak kedua memastikan tim asuhan Luis de la Fuente tetap menjaga tren positif sepanjang turnamen. Permainan berbasis penguasaan bola, pressing tinggi, serta disiplin bertahan menjadi identitas La Roja yang hingga kini menjadi salah satu tim paling konsisten di Piala Dunia 2026.
Di sisi lain, Belgia datang dengan modal kemenangan meyakinkan 4-1 atas Amerika Serikat. Charles De Ketelaere menjadi bintang lapangan berkat dua golnya, sementara Hans Vanaken dan Romelu Lukaku ikut menyumbang masing-masing satu gol. Ketajaman lini depan membuat Setan Merah kembali diperhitungkan sebagai salah satu kandidat juara.
Namun, kemenangan besar itu harus dibayar mahal. Gelandang bertahan Amadou Onana mengalami cedera ligamen lutut anterior (ACL) dan dipastikan absen hingga akhir turnamen. Kehilangan pemain Aston Villa tersebut menjadi pukulan besar bagi Belgia, karena Onana selama ini berperan sebagai penyeimbang lini tengah sekaligus pelindung lini belakang.
Pelatih Belgia, Rudi Garcia, mengakui kehilangan Onana menjadi kabar buruk bagi timnya. Meski demikian, ia menegaskan Belgia tidak akan mengubah ambisi untuk melangkah ke semifinal.
“Kami kehilangan pemain penting, tetapi kami memiliki skuad yang siap menghadapi tantangan. Fokus kami sekarang adalah Spanyol,” kata Garcia.
Garcia juga menilai Spanyol merupakan lawan yang sangat komplet.
“Mereka sangat nyaman menguasai bola dan memiliki organisasi permainan yang luar biasa. Kami harus tampil sempurna jika ingin lolos,” ujarnya.
Sementara itu, pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, meminta anak asuhnya melupakan sejarah dan fokus pada pertandingan yang ada di depan mata.
“Di fase gugur tidak ada pertandingan yang mudah. Belgia memiliki kualitas dan pengalaman. Kami harus bermain dengan kepribadian dan menunjukkan identitas kami sejak menit pertama,” pintanya.
Kapten Spanyol, Rodri, menyebut laga melawan Belgia akan menjadi ujian terbesar La Roja sejauh ini.
“Kami menghormati Belgia karena mereka memiliki pemain-pemain kelas dunia. Tetapi kami datang untuk menang dan membawa Spanyol ke semifinal,” tegasnya.
Di kubu Belgia, Romelu Lukaku memastikan timnya tidak gentar menghadapi dominasi permainan Spanyol.
“Jika ingin menjadi juara dunia, kami harus mengalahkan tim terbaik. Kami siap menerima tantangan itu,” kata Lukaku.
Secara statistik, Spanyol memiliki keunggulan dalam penguasaan bola dan organisasi permainan. Rodri menjadi motor utama di lini tengah, sedangkan Nico Williams dan Lamine Yamal siap membongkar pertahanan Belgia lewat kecepatan di sektor sayap. Sebaliknya, Belgia mengandalkan efektivitas serangan balik melalui kreativitas Kevin De Bruyne, kecepatan Charles De Ketelaere, serta naluri mencetak gol Lukaku.
Absennya Onana diperkirakan membuat Belgia lebih berhati-hati saat menghadapi lini tengah Spanyol yang dikenal dominan. Sebaliknya, La Roja harus mewaspadai transisi cepat Belgia yang beberapa kali terbukti mematikan sepanjang turnamen.
Pertemuan kali ini diprediksi berlangsung ketat. Spanyol membawa misi menghapus luka yang telah membekas selama 40 tahun, sementara Belgia bertekad mempertahankan dominasi atas La Roja di panggung Piala Dunia. Siapapun pemenangnya, laga ini berpeluang menjadi salah satu pertandingan terbaik pada babak perempat final Piala Dunia 2026. (**)