Sepasang Kekasih Diamankan Polisi saat Bermesraan Dalam Mobil di Polder Air Hitam
SAMARINDA. Sepasang muda mudi harus menanggung malu akibat perbuatannya. Ya, MH (26), warga Samarinda Seberang yang bekerja sebagai pedagang kain dan CD (23), warga Jalan Suryanata yang berstatus aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kaltim, kepergok polisi saat patroli diduga berbuat mesum di dalam mobil.
Keduanya dipergoki saat parkir di kawasan Polder Air Hitam, Minggu (26/7/2026) malam pukul 21.30 Wita. Kebetulan saat itu polisi sedang berpatroli dan melihat mobil Sirion putih terparkir di tempat yang agak gelap.
Saat anggota turun untuk melakukan pemeriksaan, pengemudi mobil mendadak panik dan memilih melarikan diri. Polisi kemudian melakukan pengejaran hingga akhirnya kendaraan berhasil dihentikan di kawasan Jalan P Antasari, Samarinda Ulu.
Seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya mengaku awalnya melihat keramaian saat sedang mencari makan di kawasan tersebut.
"Posisi saya lagi cari makan di Antasari. Tiba-tiba lihat polisi sama warga lagi kejar-kejaran sama mobil putih itu. Saya ikut bantu mengejar. Pas mobil berhasil dihentikan, yang saya lihat pengemudinya baru memakai baju saat diamankan polisi," ujar saksi.
Menurutnya, pengemudi langsung dibawa masuk ke mobil patroli. Sementara perempuan yang berada di dalam mobil putih masih berada di lokasi karena kendaraan tersebut sempat berhenti akibat kendala pada ban.
"Saya sempat bikin dokumentasi, tapi videonya tidak lengkap karena yang laki-laki sudah dibawa polisi. Yang perempuan masih di dalam mobil putih," katanya.
Saksi juga mengaku sempat berbincang dengan seorang pengendara yang mengaku menjadi korban saat mobil tersebut melaju.
"Dari cerita korban, mobil itu sudah melaju kencang dari arah Jalan AW Sjahranie. Katanya sempat menyerempet beberapa pemotor sehingga makin banyak warga ikut mengejar untuk menghentikan mobil itu. Mobil sempat berhenti di sekitar Suki Ramen Jalam P Antasari, tapi kabur lagi, putar balik di simpang empat Antasari. Dikejar lagi sampai akhirnya berhasil dihentikan di depan Alfamidi dan pelakunya langsung diamankan polisi," tuturnya.
Sementara, Perwira Pengendali (Padal) Pamapta I Polresta Samarinda, Ipda Mat Bahri menegaskan, hasil pemeriksaan terhadap anggota di lapangan maupun pengemudi menyatakan, tidak ada pengendara lain yang menjadi korban tabrak lari selama pengejaran berlangsung.
"Jadi, terkait berita viral itu, setelah kami melakukan klarifikasi kepada anggota, memang benar ada mobil putih yang diamankan," ujarnya.
"Dari pengakuan pengemudi maupun anggota yang melakukan pengejaran, tidak ada kendaraan ataupun orang yang tertabrak," tegas Mat Bahri.
Dari hasil pemeriksaan, polisi menduga pasangan tersebut tengah memadu kasih di dalam mobil. Berdasarkan pengakuan keduanya, mereka bukan pasangan suami istri.
"Pengakuannya hanya teman. Yang laki-laki mengaku menyukai perempuan tersebut, tetapi hubungan mereka belum direstui oleh orang tua pihak perempuan," jelas Mat Bahri.
Usai diminta keterangan, keduanya didata dan diberikan pembinaan oleh petugas. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang melanggar norma kesusilaan maupun mengganggu ketertiban umum di ruang publik. (**)