Timnas Iran Pulang dengan Sejuta Luka di Piala Dunia 2026

Timnas Iran Pulang dengan Sejuta Luka di Piala Dunia 2026

29 Jun 2026 | Olahraga

TEHERAN. Perjalanan Timnas Iran di Piala Dunia harus berakhir dengan cara menyakitkan. Setelah tampil kompetitif sepanjang fase grup, Iran dipastikan gagal melangkah ke babak berikutnya akibat sejumlah momen yang dinilai sangat tidak berpihak kepada mereka.
Kekecewaan itu terlihat jelas dari ekspresi para pemain seusai laga terakhir. Bek senior timnas Iran Ramin Rezaeian, bahkan tidak mampu menahan air mata saat memberikan pernyataan kepada media setelah hasil imbang yang memastikan langkah timnya terhenti.
Rezaeian mengaku sulit menjelaskan apa yang dirasakan seluruh skuad. Timnas Iran sudah berjuang maksimal, namun keberuntungan belum berpihak kepada mereka.
"Apa yang bisa kukatakan? Aku tidak tahu mengapa kita sangat sial lagi dan lagi. Kami hanya ingin membuat rakyat kami bahagia," ujar Rezaeian.
Dia juga mengungkapkan bahwa seluruh pemain telah menjalani persiapan panjang selama hampir tiga bulan tanpa memikirkan imbalan. Fokus utama mereka hanyalah memberikan hasil terbaik untuk masyarakat Iran.
Menurut Rezaeian, performa Iran di lapangan sebenarnya sudah cukup baik. Namun hasil akhir tidak mencerminkan perjuangan yang telah diperlihatkan selama pertandingan.
Selain faktor permainan, Iran juga dihadapkan pada beberapa situasi yang dianggap merugikan. Salah satunya adalah jadwal perjalanan yang cukup padat. Tim disebut baru tiba sehari sebelum pertandingan dan harus kembali melakukan perjalanan setelah laga usai.
Drama lain terjadi saat menghadapi Mesir. Iran sempat mencetak gol yang berpotensi membawa mereka lolos ke babak berikutnya.
Namun gol tersebut dianulir karena keputusan offside yang sangat tipis, bahkan disebut hanya terpaut posisi ujung jempol kaki. Harapan Iran sebenarnya masih terbuka melalui pertandingan lain di grup. Mereka membutuhkan salah satu tim keluar sebagai pemenang dalam laga Austria melawan Aljazair.
Namun skenario itu gagal terwujud setelah Austria mencetak gol penyama kedudukan pada menit-menit akhir sehingga pertandingan berakhir imbang. Hasil tersebut membuat Iran harus mengakhiri perjuangannya di fase grup.
Meski gagal melaju, semangat juang para pemain mendapat banyak apresiasi dari para pendukung yang menilai tim tampil penuh dedikasi hingga pertandingan terakhir. Rezaeian menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh rakyat Iran. Dia berharap dukungan terhadap tim nasional tidak berhenti hanya karena kegagalan kali ini.
"Kami sangat mencintai rakyat Iran. Yang bisa kami katakan hanyalah maaf. Semoga suatu hari nanti kami bisa membalas kebahagiaan untuk mereka," tutur dia. (**)