Barcelona Sempurna di Kandang, Flick Lepas Lewi dengan Emosional
BARCELONA. Spotify Camp Nou membara, sekaligus dilingkupi atmosfer haru yang pekat pada Senin (18/5/2026). Barcelona sukses menutup laga kandang pamungkas mereka di LaLiga musim ini dengan kemenangan krusial atas Real Betis.
Hasil ini sekaligus menyempurnakan rekor kandang El Barca sepanjang musim yaitu 19 kemenangan bersih tanpa cela. Namun, daya tarik utama laga penentuan kedua terakhir ini bukan sekadar tiga poin. Melainkan panggung perpisahan sang predator kotak penalti, Robert Lewandowski.
Kendati gagal mencetak gol di laga pemungkasnya di Catalan, rasa cinta publik Barcelona dan ruang ganti tim tidak berkurang sedikit pun untuk striker asal Polandia tersebut. Entrenador Barcelona Hansi Flick, tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya yang berlipat ganda. Di satu sisi, ia takjub dengan konsistensi anak asuhnya di kandang. Di sisi lain, dia emosional melepas kepergian penyerang yang sudah bertahun-tahun bekerja sama dengannya.
"Malam ini bisa saja menjadi malam yang sempurna dengan gol dari Robert. Jadi, bisa dibilang ini hampir sempurna," ujar Flick dikutip melalui laman Marca, Senin (18/5/2026).
Kehilangan striker yang disebut Flick sebagai nomor 9 terbaik di dunia selama 20 tahun terakhir, jelas meninggalkan lubang besar. Flick mengakui mencari pengganti Lewy tidak akan mudah. Manajemen Barcelona kini harus memutar otak demi berburu suksesor yang sepadan.
Sinergi ruang ganti yang harmonis juga terpancar dari pernyataan Raphinha. Winger lincah asal Brasil tersebut memberikan penghormatan tinggi kepada sang senior. Di laga tersebut, ban kapten bahkan diserahkan kepada Lewy sebagai bentuk respect tertinggi dari skuad.
”Sejak pertama kali tiba di klub, Lewy telah memberikan kontribusi yang sangat besar lewat kerja keras, gol, kepribadian, dan pengalamannya. Hal paling adil yang bisa kami lakukan hari ini adalah memberikan penghormatan ini untuknya. Kami sangat bersyukur bisa berbagi ruang ganti bersamanya," ungkap Raphinha.
Mengenai rekor 100 persen kemenangan kandang musim ini, Raphinha menyebutnya sebagai pencapaian spektakuler.
"Bisa mengakhiri musim dengan memenangkan sluruh laga kandang di deoan suporter kami adalah sesuatu yang luar biasa. Kami berharap musim depan akan sama seperti ini," tambah pemain Tim Nasional Brasil tersebut.
Kemenangan atas Betis tidak diraih dengan mudah. Barcelona sempat kedodoran di babak kedua dan dihujani serangan tim tamu. Beruntung, kolektivitas lini pertahanan Blaugrana tampil solid. Flick bahkan tidak ambil pusing dengan keputusan wasit yang sempat memberikan penalti kontroversial untuk Betis.
Kini, fokus Barcelona beralih ke laga pamungkas liga dan persiapan musim depan, termasuk kejelasan nasib sejumlah pemain pilar seperti Joao Cancelo. Flick menegaskan bahwa masa depan bek asal Portugal tersebut kini berada di tangan Direktur Olahraga
"Semua orang melihat apa yang dia (Cancelo) berikan kepada kami. Deco harus mengurus masa depannya. Kita harus menunggu," kata pelatih asal Jerman tersebut. (**)