Borneo FC Bakal Jalani Musim yang Berat dan Padat
SAMARINDA KOTA. Borneo FC adalah tim sensasional dalam tiga musim terakhir di sepak bola Indonesia. Sebab Pesut Etam hadir sebagai tim "pengganggu' klub-klub besar di Indonesia. Puncaknya di musim 2025/2026, dimana Borneo FC tampil menggila hingga mendulang 79 poin atau sama dengan Persib Bandung sebagai juara. Merunut ke belakang musim lalu Borneo FC nangkring di peringkat 5 dengan 56 angka. Ditarik ke belakang lagi atau musim 2023/2024, Borneo FC bahkan mendulang poin terbanyak dengan 70 poin. Sayangnya saat itu kompetisi menggunakan sistem Reguler Series dan Championship Series. Borneo FC hanya diberikan gelar juara Reguler Series, setelah kalah di semifinal atas Madura United di Championship Series.
Musim 2025/2026, raihan runner up jelas jadi kebanggaan. Namun konsekuensinya jelas kian berat. Ya, Borneo FC dipastikan akan bermain di tiga kompetisi musim depan, yakni Super League, League Cup dan ASEAN Champions Challange League.
"Bahkan kemungkinan kita bisa bermain di empat kompetisi musim depan, " ujar Head Media Officer Borneo FC, Brillian Sanjaya.
Satu kompetisi yang kemungkinan harus diikuti adalah Shoppe Cup. Namun untuk ajang ini pesertanya baru akan diketahui setelah final antara Burriram United melawan Selangor FC.
Dengan jadwal padat dan pastinya berat, Borneo FC wajjb menjaga konsistensi di tiap pertandingan pada kompetisi yang diikuti. Kedalaman skuad juga harus lebih dari musim ini.
Brilli sendiri mengaku tak tahu bagaimana komposisi pemain di musim depan.
"Berapa persen pemain dipertahankan dan dilepas, saya sama sekali tak tahu. Itu ranahnya manajemen memberikan keterang. Saat ini kompetisi baru berakhir, jadi menurut saya manajemen belum berpikir sampai sejauh itu, " pungkasnya. (upi)