Borneo FC Bikin 51 Juta Penduduk Tak Tidur Nyenyak

Borneo FC Bikin 51 Juta Penduduk Tak Tidur Nyenyak

21 May 2026 | Olahraga

SAMARINDA KOTA. Perjalanan kompetisi Super League musim ini menemui ujungnya pada Sabtu (23/5/2026), setelah dimulai pada 8 Agustus 2025 lalu.
Setelah melewati 306 pertandingan yang melibatkan 18 tim, kini hanya dua tim yang berpeluang menjadi juara, meski Borneo FC punya kans lebih kecil dibandingkan Persib Bandung. Sementara di papan bawah, dua tim juga masih bersaing memperebutkan satu slot tersisa agar bisa bertahan di Super League, yakni Madura United dan Persis Solo. Salah satu diantara kedua tim tersebut bisa menyusul PSBS Biak dan Semen Padang yang dipastikan bermain di Championship musim depan.
Kembali pada persaingan di papan atas, Borneo FC musim ini tampil sangat mengejutkan, dengan perjalanan awal 11 laga tak terkalahkan.
Sayangnya rekor itu akhirnya pecah di kandang sendiri saat dikalahkan Bali United.
Namun kini kesempatan menjadi juara belum berakhir. Manajer tim, Dandri Dauri mengakui kalau peluang memang tak sebesar saat masih bermain di pekan 32, dimana Borneo FC dan Persib masih punya nilai sama.
Hasil imbang di Jepara memang membuat kami kecewa. Tapi hasil itu juga tak menutup peluang kami menjadi juara. Sebab jalan menuju itu masih ada, tinggal bagaimana nanti Tuhan berkehendak, kata Dandri.
Dandri menegaskan, salah satu kebanggaannya saat ini hingga sampai pertandingan terakhir besok malam adalah, kemampuan Pesut Etam tak bisa membuat tidur 51 juta lebih penduduk Jawa Barat dengan tenang. Persaingan yang terjadi di pekan-pekan krusial musim ini antara Borneo FC dan Persib, membuat warga yang dipimpin Gubernur Dedi Mulyadi tersebut tak tenang.
Masalahnya apa? Ya, karena pesaing mereka bukan klub dengan jumlah penduduk banyak di Indonesia. Kaltim ini hanya dihuni 4,47 juta jiwa. Bayangkan dengan Persib yang mendapat dukungan dari 51 juta jiwa lebih, ujar Dandri.
Dandri percaya hingga pekan terakhir Super League musim ini belum berakhir, tidur warga Jawa Barat masih tak tenang meski Persib kini di atas angin untuk menjadi juara.
Yang pasti kompetisi ini memang akan berakhir, tetapi kita belum bisa memastikan siapa juaranya, pungkas Dandri. (**)