Fenomena Air MahakamnPasang, Beberapa Ruas Jalan Samarinda Terendam.
SAMARINDA. Tingginya air dalam beberapa hari terakhir, membuat beberapa ruas jalan di Samarinda tergenang. Hal ini membuat suasana Lebaran di Kota Tepian sedikit terganggu. Kemacetan menjadi salah satu pemandangan yang terlihat akibat pasang air Mahakam tersebut.
Berdasarkan pantauan pada Minggu (22/3/2026) siang, genangan air terlihat jelas di kawasan Jalan dr Soetomo, tepatnya di depan eks Gang Nibung, serta di beberapa titik sepanjang Jalan Slamet Riyadi.
Air yang meluap ke badan jalan mencapai ketinggian hingga 25 sentimeter. Kondisi ini memaksa para pengendara, baik roda dua maupun roda empat, untuk menurunkan kecepatan kendaraan mereka. Meski sempat menimbulkan antrean kendaraan di beberapa titik, arus lalu lintas dilaporkan tetap terkendali dan tidak mengalami kemacetan parah.
Kepala Stasiun BMKG Samarinda, Riza Arian, menjelaskan bahwa fenomena ini merupakan siklus pasang maksimum yang normal terjadi pada awal bulan dalam kalender Kamariah. Ia menambahkan, pasang maksimal serupa biasanya akan kembali terjadi pada pertengahan bulan atau saat memasuki fase bulan purnama. Kebetulan, siklus kali ini bertepatan dengan momen awal Syawal saat warga tengah sibuk bersilaturahmi merayakan Idulfitri.
Meskipun genangan muncul, Riza bersyukur karena cuaca di Samarinda selama dua hari terakhir terpantau cerah. Kondisi cuaca yang mendukung ini membuat air pasang lebih cepat surut dibandingkan jika disertai hujan lebat yang biasanya menghambat aliran air turun. Kendati demikian, BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap perubahan cuaca mendadak, mengingat wilayah Samarinda masih berada dalam periode musim hujan yang diprediksi berlangsung hingga akhir Juni mendatang.
Bagi warga yang ingin memantau perkembangan cuaca terkini secara real time, BMKG menyarankan untuk selalu merujuk pada informasi resmi melalui kanal-kanal digital yang telah disediakan. (**)