Kolombia Hadapi Uzbekistan di Ketinggian 2.000 Meter di Pembuka Piala Dunia 2026
BOGOTA. Luis Diaz tidak terlalu khawatir timnas Kolombia bakal bermain di Estadio Azteca, saat laga perdana Piala Dunia 2026 melawan Uzbekistan. Stadion di Mexico City tersebut berada di ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut.
Setelah kemenangan Kolombia dari Kosta Rika dengan skor 3-1, Luis Diaz ditanya tentang bermain di Estadio Azteca yang membuat pemain bakal cepat kehabisan oksigen karena berada di ketinggian 2.000 meter. Dia mengatakan bahwa hal tersebut sudah diantisipasi dengan baik dan timnas Kolombia tidak akan menemui kesulitan.
"Kami telah melakukan persiapan yang baik, beberapa sesi latihan, dan kami mulai merasa lebih nyaman dengan apa yang akan datang. Kami pernah bermain di ketinggian sebelumnya, jadi bermain di sana tidak akan terlalu sulit bagi kami," kata Diaz yang dikutip dari ESPN.
Pemain Bayern Munchen tersebut berharap Kolombia tetap tenang dalam menghadapi tantangan bermain di stadion yang tinggi. Diaz juga tidak sabar untuk segera menghadapi Piala Dunia 2026.
"Anda bisa merasakan keinginan untuk berada di Piala Dunia, untuk pertandingan pertama segera tiba. Hari-hari berlalu dengan cepat dan Anda harus tetap tenang," tandas pemain 29 tahun tersebut.
Untuk mengatasi bermain di Estadio Azteca, Kolombia memang sengaja bermain di Estadio Nemesio Camacho saat menang melawan Kosta Rika. Stadion di Bogota, Kolombia tersebut berada di 2.553 meter di atas permukaan laut.
Pada laga tersebut, Kolombia unggul dua gol lewat gol dari Davinson Sanchez dan Luis Diaz. Sementara, Kosta Rika memperkecil ketinggalan lewat gol dari Andrey Sato menit ke-33.
Yordania akan menjadi lawan terakhir timnas Kolombia pada 8 Juni. Setelah itu, mereka menjalani laga pembuka Piala Dunia 2026 melawan Uzbekistan pada 18 Juni. (**)