Hati-hati, Ini Bahaya Merokok setelah Seharian Berpuasa
Sebagian besar perokok berat langsung menikmati rokoknya setelah buka puasa tiba, meski ia hanya meneguk segelas air putih, teh, kopi maupun minuman lainnya. Bahkan ada orang yang langsung merokok saat berbuka, saat belum ada asupan apa pun masuk dalam tubuhnya.
Padahal semua orang tahu rokok menyebabkan dampak buruk pada tubuh, terlebih lagi jika dilakukan langsung saat berbuka. Inilah beberapa dampak buruk yang dapat terjadi jika melakukan hal tersebut.
Bahaya dari Langsung Merokok ketika Waktu Berbuka Puasa
Rokok mengandung bahan-bahan kimia yang dapat berdampak buruk untuk kesehatan. Dalam benda tersebut terkandung nikotin, tar, hingga karbon monoksida. Kebiasaan buruk tersebut sudah terbukti dapat menyebabkan banyak penyakit kronis hingga menyebabkan kematian.
Beberapa orang yang sedang menjalankan puasa kerap mengatakan "mulut asam" yang disebabkan seharian harus menahan membakar rokok. Saat waktunya berbuka, beberapa orang langsung memaksakan diri untuk merokok karena sudah tidak tahan. Padahal keadaan perut masih kosong setelah beberapa jam harus menahan makan dan minum.
Saat perut kosong, kamu memasukkan zat-zat berbahaya pada tubuh yang mungkin saja langsung menyebabkan dampak buruk. Di antaranya:
Mual dan Pusing
Salah satu bahaya yang dapat terjadi ketika seseorang langsung merokok saat berbuka puasa adalah tubuh akan merasakan mual dan pusing. Kandungan karbon monoksida yang masuk ke tubuh dapat memengaruhi hemoglobin, sehingga tubuh kekurangan oksigen.
Hal tersebut dapat membuat tubuh merasakan pusing dan efek lebih parahnya adalah menurunkan fungsi pada otot dan jantung. Selain itu, kamu juga dapat meningkatkan kadar kolesterol buruk di dalam darah.
Nyeri Terbakar di Dada
Gangguan lainnya yang dapat terjadi saat langsung merokok pada waktu berbuka puasa adalah merasakan nyeri seperti terbakar pada dada atau heartburn. Hal tersebut terjadi karena merokok dapat membuat katup esofagus menjadi lemah, sehingga asam lambung mampu naik hingga ke kerongkongan. Selain itu, kamu juga dapat mengalami refluks duodenogastrik yang juga menimbulkan gejala yang sama.
Kanker Paru-Paru
Risiko kanker paru-paru akan meningkat jika kamu langsung merokok saat berbuka puasa. Kandungan nikotin yang masuk saat perut masih kosong dapat membuat racun langsung memberi dampak pada organ dalam tubuh, sehingga kanker paru-paru lebih berisiko terjadi. Maka dari itu, jika ingin merokok setelah berbuka, usahakan sudah mengonsumsi beberapa makanan dan minuman.
Tukak Lambung
Tukak lambung juga salah satu gangguan yang dapat terjadi pada seseorang merokok setelah buka puasa tanpa adanya satu pun asupan makanan atau minuman. Pasalnya, merokok mampu mengurangi kandungan natrium bikarbonat yang dapat menetralkan asam lambung diproduksi oleh pankreas. Jika dibiarkan, luka dan radang pada lambung dapat lebih parah.
Itulah beberapa dampak yang dapat terjadi saat seseorang langsung merokok setelah buka puasa. Penting untuk mengatur jadwal merokok setelah berbuka agar dampak buruk karena zat pada rokok dapat langsung masuk ke tubuh tanpa perlindungan. Selain itu, ada baiknya juga momen Ramadhan dapat membuat kamu berhenti dari merokok. (**)