Kebakaran di Garasi Pemdes Sebulu Ulu,  2 Mobil dan 1 Motor Roda 3 Jadi Arang

Kebakaran di Garasi Pemdes Sebulu Ulu, 2 Mobil dan 1 Motor Roda 3 Jadi Arang

03 May 2026 | Peristiwa

TENGGARONG. Naas menimpa Pemerintah Desa (Pemdes) Sebulu Ulu, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Minggu (3/5/2026) pagi, sekitar pukul 06.30 Wita tahu-tahu saja si jago merah alias api mengamuk. Melalap sebuah bangunan selama ini berfungsi sebagai garasi kendaraan operasional milik Pemdes Sebulu Ulu. Akibatnya sejumlah kendaraan bermotor terparkir di garasi tersebut, ludes jadi arang.

“Kendaraan terbakar di garasi Pemdes Sebulu Ulu tersebut berupa sebuah mobil pemadam kebakaran serta 1 mobil pikap merk Daihatsu Grandmax. Tambah sebuah sepeda motor roda 3 merk Viar. Sementara ini diperkirakan kerugian material dari kebakaran tersebut, mencapai Rp 1 miliar lebih,” ujar Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar melalui Kapolsek Sebulu IPTU Edi Subagyo kepada harian ini.

Dugaan sementara ini, api bermula dari hubungan singkat arus listrik di bagian belakang garasi Pemdes Sebulu Ulu. Hanya berbilang menit, jago merah terus melalap bagian lain di bangunan tersebut. Termasuk sebuah mobil pemadam kebakaran dan 1 mobil pikap, serta sepeda motor roda 3 yang selama ini parkir nyaman di garasi.

“Sejumlah saksi menyebutkan api cepat menyebar sehingga membakar sejumlah kendaraan bermotor di garasi tersebut,” tambah Edi, demikian Kapolsek Sebulu ini akrab disapa.

Karuan saja kebakaran tersebut membuat warga setempat jadi panik. Untuk mencegah kebakaran lebih meluas, masyarakat berupaya memadamkan amukan api dengan peralatan seadanya. Bantuan kemudian diberikan sebanyak 2 armada pemadam yang datang ke lokasi kejadian, sehingga api dapat dijinakan sekira pukul 08.00 Wita.

“Kini situasi di lapangan sudah kondusif, setelah api berhasil dipadamkan. Sejumlah petugas kami juga telah ditempatkan untuk pengamanan di lokasi kejadian,” katanya lagi.

Berkaca dari kejadian tersebut, Kapolsek Sebulu ini mengimbau masyarakat supaya terus waspada terhadap bahaya kebakaran. Apalagi belakangan ini kondisi cuaca terbilang panas ekstrem. Sehingga sangat rawan terhadap musibah kebakaran melanda lahan hutan maupun pemukiman warga Kecamatan Sebulu dan sekitarnya.

“ Segera padamkan api kompor maupun peralatan lain yang dapat memicu terjadi kebakaran, manakala kita akan tidur atau meninggalkan rumah,” tegas Edi. (**)