Legenda Inggris Justru Tak Jagokan Negaranya di Piala Dunia 2026

Legenda Inggris Justru Tak Jagokan Negaranya di Piala Dunia 2026

31 Mar 2026 | Olahraga

LONDON. Harapan besar kembali mengiringi perjalanan Inggris menuju Piala Dunia 2026. Penunjukan Thomas Tuchel sebagai pelatih baru, membuat optimisme meningkat. Apalagi skuad Three Lions dipenuhi nama-nama besar seperti Harry Kane dan Declan Rice.
Namun, menurut Gary Lineker, Inggris belum pantas ditempatkan sebagai favorit utama untuk memenangkan turnamen di Amerika Utara tahun depan. Mantan striker legendaris itu justru menilai, ada dua tim yang berada sedikit di atas Inggris dalam perburuan trofi.
Melansir YouTube The Rest is Football, Lineker menyebut Spanyol dan Prancis sebagai dua kandidat terkuat untuk menjadi juara piala dunia 2026. Kedua negara itu memiliki kombinasi kualitas pemain, pengalaman, dan kesiapan taktis yang lebih matang dibanding Inggris.
Berbicara dalam podcast, Lineker mengakui Inggris memang masuk dalam jajaran tim unggulan. Akan tetapi, dia merasa Spanyol masih menjadi tim yang paling sulit dikalahkan.
”Piala Dunia sudah sangat dekat. Saya tahu Spanyol sebenarnya adalah favorit, diikuti Inggris, Prancis, Argentina, dan Brasil. Saya pikir mereka adalah lima besar,” Gary Lineker.
”Prancis punya skuad yang hebat, kan? Mereka punya skuad yang luar biasa, tapi saya akan memilih Spanyol. Saya pikir mereka bisa mengulangi apa yang mereka lakukan sekitar satu dekade lalu dan memenangkan turnamen berturut-turut. Maksud saya, Spanyol punya beberapa pemain hebat,” lanjut dia.
”Saya rasa Spanyol adalah tim yang harus dikalahkan. Tentu saja, kita semua ingin Inggris menang. Portugal juga bisa menjadi kuda hitam yang cukup bagus. Mereka harus mengendalikan narasi seputar (Cristiano) Ronaldo dan mengatur menit bermainnya serta melihat apakah dia menerimanya. Itu akan penting bagi mereka. Tapi mereka memiliki beberapa pemain hebat,” imbuh Lineker.
Menurut dia, Portugal juga cukup memiliki berpeluang. Selain itu, jangan kesampingkan Argentina dan bahkan Brasil.
”Tapi saya memilih Spanyol. Inggris jelas merupakan salah satu kandidat terdepan, tetapi menurut saya Spanyol harus menjadi favorit di atas kita, secara pribadi saya juga berpikir Prancis,” tutur Lineker.
Meski begitu, Lineker tetap percaya Inggris memiliki peluang yang nyata. Dia menilai perkembangan tim dalam beberapa turnamen terakhir cukup positif, terutama setelah dua kali mencapai final Euro di bawah Gareth Southgate.
”Saya rasa di turnamen-turnamen terakhir, tim Inggris telah cukup berkembang untuk memiliki peluang memenangkannya. Tapi saya tidak ingat ada di antara kita yang pernah memprediksi Inggris akan memenangkan turnamen dalam beberapa waktu terakhir,” ucap Lineker.
Selain kualitas skuad, faktor cuaca juga dinilai bisa menjadi tantangan tersendiri bagi Inggris. Musim panas di Amerika Utara diperkirakan akan sangat berat, terutama bagi tim-tim yang tidak terbiasa bermain dalam suhu tinggi.
Micah Richards juga mengaku memiliki kekhawatiran yang sama. Menurut dia, negara-negara seperti Spanyol, Italia, dan Prancis, lebih terbiasa bermain dalam kondisi panas dibanding Inggris.
”Saya akan selalu mendukung Inggris, terutama dengan pemain yang mereka miliki. Satu-satunya sedikit kekhawatiran bagi saya adalah iklimnya. Iklimnya, kawan-kawan, kalian tahu bagaimana rasanya bermain dalam cuaca panas seperti itu,” papar Richards.
”Para pemain dari Spanyol, Italia, dan Prancis umumnya bermain dalam cuaca yang lebih baik dan mungkin lebih siap untuk bermain dalam cuaca panas. Jika saya harus memilih satu, saya akan setuju dengan kalian dan memilih Spanyol,” tandas dia. (**)