Sebulan Menikah, Suami Tolak Berpisah, Istri Diserang Pakai Sajam

Sebulan Menikah, Suami Tolak Berpisah, Istri Diserang Pakai Sajam

08 May 2026 | Kriminalitas

SEGAH. Konflik rumah tangga yang berujung penganiayaan terjadi di wilayah hukum Berau, tepatnya di Kecamatan Segah. Seorang wanita muda berinisial H, diserang dengan senjata tajam oleh I, yang tak lain adalah suaminya sendiri. Kejadian tersebut terjadi pada Kamis (7/5/2026) siang di area perkebunan PT Hutan Hijau Mas (HHM), Kampung Gunung Sari, Kecamatan Segah.
Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka serius pada bagian wajah serta kedua telapak tangan.
Kapolsek Segah AKP Lisinius Pinem menjelaskan, kejadian bermula saat korban sedang mengendarai sepeda motor di kawasan perkebunan. Di lokasi tersebut pelaku kemudian menyerang korban dari arah belakang, hingga mengakibatkan korban terjatuh.
Setelah korban jatuh, pelaku diduga langsung melakukan penyerangan secara brutal menggunakan senjata tajam. Melihat istrinya sudah tak berdaya, I kemudian meninggalkannya begitu saja.
Meskipun terluka parah, korban masih mampu berjalan mencari bantuan sebelum akhirnya ditemukan warga sekitar.
Pihak kepolisian yang menerima laporan pada pukul 11.00 Wita segera melakukan pengejaran terhadap pelaku.
Kolaborasi antara Unit Reskrim Polsek Segah dan Satreskrim Polres Berau membuahkan hasil, saat pelaku berhasil diringkus sekitar pukul 15.00 Wita di pos keamanan perusahaan ketika mencoba melarikan diri.
Polisi kini tengah melakukan pendalaman untuk mengumpulkan barang bukti yang digunakan dalam aksi tersebut.
Berdasarkan penyelidikan awal, diketahui bahwa pasangan yang baru menikah selama satu bulan ini sudah tidak tinggal serumah. Motif sementara dari aksi nekat ini diduga kuat karena adanya konflik rumah tangga yang belum terselesaikan. Pelaku disinyalir merasa sakit hati karena keinginannya untuk mempertahankan pernikahan ditolak korban.
Saat ini korban telah dirujuk ke RSUD dr Abdul Rivai Tanjung Redeb, guna mendapatkan perawatan medis yang lebih memadai setelah sebelumnya sempat ditangani di klinik perusahaan.
Kondisinya dilaporkan masih dalam pengawasan tim dokter secara intensif.
“Motif sementara diduga karena pelaku masih ingin mempertahankan hubungan rumah tangga, sedangkan korban sudah tidak ingin melanjutkannya,” jelas Lisinius.
Sat ini I telah diamankan di kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku.
“Proses penyidikan masih berlangsung untuk melengkapi alat bukti dan mendalami seluruh rangkaian peristiwa,” pungkasnya. (**)