Tiga Nelayan Berau Ditemukan setelah Sempat Hilang Kontak

Tiga Nelayan Berau Ditemukan setelah Sempat Hilang Kontak

09 Mar 2026 | Pemerintahan

TANJUNG REDEB. Tiga nelayan asal Kabupaten Berau yang sempat dilaporkan hilang kontak saat melaut di perairan Derawan–Maratua akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat. Ketiganya berhasil kembali ke rumah masing-masing pada Senin (9/3/2026) kemarin. Sebelumnya, mereka sempat terombang-ambing di tengah laut akibat kerusakan mesin kapal.

Peristiwa ini awal diketahui pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 18.27 Wita, saat keluarga mereka melapor ke polisi. Ketiga nelayan tersebut, yakni Rapiuddin (32), Sukri (30), dan Safruddin Kasim (39), yang berdomisili di Jalan Pangeran Diguna, awalnya berangkat menuju bagan untuk mencari ikan pada Selasa (17/2/2026) lalu.

Namun, di tengah perjalanan, mesin kapal mereka mengalami kerusakan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Nofian Hidayat, mengungkapkan bahwa para nelayan tersebut sempat terombang-ambing selama tiga hari sebelum akhirnya mendapat bantuan dari kapal nelayan asal Tanjung Batu yang melintas.

"Kapal mereka sempat ditarik ke Tanjung Batu untuk perbaikan mesin. Namun, setelah mesin normal dan mereka mencoba kembali melaut, mesin kapal kembali rusak untuk kedua kalinya," ujar Nofian.

Pada insiden kedua tersebut, ketiga nelayan harus bertahan di laut lebih lama dari sebelumnya. Selama masa itu, komunikasi dengan pihak keluarga dan pemilik kapal terputus total.

“Mereka sempat berkomunikasi terakhir dengan istri dan pemilik kapal, namun setelah itu handphone mereka rusak sehingga tidak bisa dihubungi lagi. Hal ini tentu membuat keluarga sangat khawatir,” tambahnya.

Titik terang muncul setelah pihak Polsek Tanjung Batu menginformasikan kepada pemilik kapal, bahwa kapal tersebut terlihat bersandar di wilayah mereka.

Setelah dilakukan verifikasi, dipastikan ketiga nelayan dalam keadaan sehat walafiat.

Setelah memastikan kondisi mesin memungkinkan dan situasi dinyatakan aman, mereka akhirnya diizinkan berlayar pulang. "Alhamdulillah, pada hari ini senin 9 Maret 2026, ketiganya sudah tiba di rumah dalam keadaan sehat," pungkas Nofian.

Menutup keterangannya, BPBD Berau mengimbau kepada seluruh nelayan agar lebih memperhatikan faktor keselamatan, melakukan pengecekan rutin pada kondisi kapal, serta selalu memantau prediksi cuaca sebelum memutuskan untuk turun ke laut. (**)