Universal Media
Banner Pemerintah Kota Bontang
Tim Labfor Bergerak, Kebakaran yang Tewaskan Bocah Terus Diusut

Tim Labfor Bergerak, Kebakaran yang Tewaskan Bocah Terus Diusut

03 Nov 2026 | Peristiwa

SAMARINDA. Teka-teki tewasnya seorang bocah bernama Ramadhan (6) setelah terjadi kebakaran di rumah kontrakan di Jalan Sepakat 17, RT 101, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, terus diselidiki. Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim turun langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Selasa (3/11/2026) siang.
Tm tiba sekitar pukul 13.00 Wita dan langsung memeriksa sejumlah bagian rumah yang terbakar. Pemeriksaan dimulai dari ruang tamu, kemudian berlanjut ke kamar depan yang sebelumnya ditempati ibu korban bersama dua anaknya yang berhasil menyelamatkan diri.
Selanjutnya, tim memeriksa kamar kedua, lokasi Ramadhan ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri saat kebakaran berlangsung. Bocah tersebut diduga meninggal akibat menghirup asap pekat. Selain itu, korban juga mengalami luka bakar pada bagian punggung dan kepala.
Dari pantauan di lokasi, tim turut mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. Di antaranya kain bekas terbakar, abu arang, hingga beberapa korek api. Barang-barang itu dibawa untuk diperiksa lebih lanjut menggunakan peralatan khusus.
Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Rahmad Aribowo mengatakan, olah TKP dilakukan langsung oleh tim Labfor untuk mengidentifikasi temuan di lokasi kebakaran.
"Barang bukti yang diamankan berupa abu arang dan beberapa korek gas. Nantinya barang-barang tersebut akan diteliti dan diperiksa kembali menggunakan alat khusus untuk mengetahui hasilnya," ungkap Rahmad.
Selain pemeriksaan secara forensik, penyidik juga telah meminta keterangan sekitar enam orang saksi. Mereka terdiri dari kedua orang tua korban serta warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Meski demikian, polisi belum dapat menyimpulkan penyebab kebakaran maupun titik awal munculnya api. Hasil pemeriksaan Labfor masih ditunggu untuk mendukung proses penyelidikan.
"Untuk sementara masih proses penyelidikan, termasuk penyebab kebakarannya. Kami masih melakukan pendalaman," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran terjadi sekitar pukul 07.40 Wita, Minggu (1/11/2026). Saat api membesar, Ramadhan ditemukan tidak sadarkan diri di dalam kamar lantai dasar rumah kontrakan. Korban diduga menghirup asap tebal sebelum akhirnya meninggal dunia setelah sempat mendapatkan pertolongan medis. (**)