Wanita ODGJ dari Samarinda Lepas Pantauan Rumah Sakit, Ganggu Warga Kota Raja

Wanita ODGJ dari Samarinda Lepas Pantauan Rumah Sakit, Ganggu Warga Kota Raja

24 May 2026 | Peristiwa

TENGGARONG. Warga Tenggarong sempat heboh pada Jumat (22/5/2026) menjelang sore. Pasalnya seorang wanita berinisial YR (44) asal Kota Samarinda mekakukan aksi pemalakan pada beberapa warga.
Aksi YR membuat resah warga di sejumlah lokasi di Kota Raja. Ujung-ujungnya terungkap, ternyata Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
"Kami menerima laporan warga, ada wanita minta-minta uang ke sejumlah tempat. Dengan alasan untuk biaya berobat. Wanita itu juga makan di warung tapi tidak mau bayar," ujar Anton, petugas Satpol PP Kukar yang diterjunkan ke lapangan untuk menangani ulah YR.
Warga semakin resah karena informasi beredar, YR membawa senjata tajam dalam tasnya. Sehingga petugas Satpol PP berupaya kuat menemukan sosok wanita berperawakan sedang itu untuk menghindari terjadinya hal-hal tak diinginkan.
"Beberapa tempat sempat didatangi YR terus kami telusuri. Rupanya gerakan ibu itu sangat gesit, masuk-masuk ke pemukiman warga," katanya lagi.
Gerakan YR memang bukan kaleng-kaleng, Anton bersama pasukanya, Yudi Sumarno dan Suharto harus blusukan. Setelah sekitar 3 jam kemudian, atau menjelang pukul 16.30 Wita sosok YR berhasil ditemukan petugas saat melakukan aksinya meminta-minta kepada warga yang kebetulan bermaksud menarik uang di ATM di areal SPBU Desa Teluk Dalam, Kecamatan Tenggarong Seberang.
"Saat bertemu dengan YR, kami menanyakan kenapa dia minta-minta uang kepada warga. Nah dia bilang perlu untuk biaya berobat. Jadi kami bilang kalau begitu ikut saja ke kantor (Mako Satpol PP Kukar, Red) nanti akan kami bantu. Setelah itu dia oke, kami bawa ke kantor," jelas Anton, lagi.
Dari situlah akhirnya semua berhasil diungkap petugas. Ternyata YR selama ini merupakan pasien Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Atma Husada Mahakam, Samarinda. Petugas juga menghubungi pihak keluarga YR.
"Selanjutnya kami mengevakuasi YR ke RSJD Atma Husada Mahakam di Kota Samarinda," tambahnya. (**)