Wisatawan Merasa Tak Nyaman, Layanan Internet di Maratua Dikeluhkan
MARATUA. Kabupaten terus mempromosikan wisata alamnya yang memang benar-benar indah. Beberapa obyek wisata laut, bahkan disebut menjadi salah satu yang terbaik di negara ini bahkan dunia.
Sayangnya potensi alam tersebut tak ditopang
fasilitas telekomunikasi yang mumpuni. Sejumlah wisatawan dan warga lokal mengeluhkan buruknya akses internet dan jaringan seluler yang kerap hilang timbul di kawasan tersebut.
Padahal di zaman modern dimana internet memjadi hal utama, akses komunikasi sangat dibutuhkan.
Kondisi ini dinilai sangat kontradiktif dengan status Maratua sebagai destinasi wisata internasional yang seharusnya memiliki konektivitas tanpa hambatan.
Asril, seorang wisatawan asal Balikpapan, mengaku merasa terganggu karena kesulitan menggunakan ponselnya untuk berkomunikasi maupun memantau kehiatan usahanya.
Ia menyayangkan fasilitas digital yang minim di tengah pesona alam yang luar biasa.
"Sangat disayangkan, padahal kebutuhan internet itu sudah bukan kebutuhan luks saat ini, tapi sekunder, bahkan sebagian orang menjadikannya kebutuhan primer, " ungkapnya.
Akses komunikasi dipertegasnya sangat buruk Menurutnya, akses internet saat ini sudah menjadi kebutuhan primer bagi pelancong untuk menunjang keamanan dan kenyamanan selama perjalanan.
Keluhan serupa juga datang dari penduduk setempat yang sehari-hari bergantung pada sinyal seluler untuk urusan pekerjaan dan koordinasi logistik. Ahmad, salah satu warga Pulau Maratua, mengungkapkan bahwa gangguan jaringan sudah menjadi persoalan menahun yang tak kunjung menemui solusi permanen dari pihak terkait.
Ia menyebutkan bahwa aktivitas ekonomi warga, terutama yang bergerak di sektor jasa pariwisata, sering terhambat akibat kendala teknis tersebut.
"Kami di sini sering seperti terisolasi karena sinyal sering hilang secara tiba-tiba tanpa ada kepastian kapan akan kembali normal," keluh Ahmad.
Ia juga menambahkan bahwa ketidakstabilan jaringan ini membuat warga sulit bersaing dalam mempromosikan penginapan mereka secara daring.
"Kondisi jaringan yang tidak stabil ini jelas merugikan kami, apalagi saat sedang banyak tamu yang datang dan membutuhkan akses informasi cepat," pungkasnya. (**)