Gila, Tiket Final Piala Dunia Tembus Rp 540 juta

Gila, Tiket Final Piala Dunia Tembus Rp 540 juta

10 May 2026 | Olahraga

NYON. FIFA menjadi sorotan setelah menaikkan harga tiket terbaik untuk final Piala Dunia 2026 hingga tiga kali lipat.
Dilansir dari laman The Guardian pada Minggu (10/5/2026), tiket kategori premium untuk laga final yang berlangsung pada 19 Juli di Stadion MetLife, New Jersey, kini dibanderol sekitar Rp 540 juta.
Kebijakan tersebut memicu kritik dan kekhawatiran dari sejumlah politisi Amerika Serikat, terkait transparansi penjualan tiket.
Sebelumnya, tiket kategori tertinggi untuk final Piala Dunia dijual sekitar Rp 180 juta. Kenaikan drastis ini membuat harga tiket final Piala Dunia 2026 jauh melampaui edisi sebelumnya di Qatar 2022, yang tiket termahalnya berkisar Rp 26 juta. FIFA menyebut kategori premium tersebut sebagai kursi terbaik dengan akses khusus di stadion.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, membela keputusan kenaikan harga tiket dengan alasan mengikuti mekanisme pasar hiburan di Amerika Serikat.
Menurut Infantino harga tinggi diperlukan untuk menyesuaikan nilai pasar sekaligus menghindari praktik penjualan ulang dengan harga jauh lebih mahal. Infantino juga menilai harga tiket olahraga besar di Amerika Serikat memang cenderung tinggi dibanding banyak negara lain.
Meski demikian, sejumlah politisi di Amerika Serikat menyampaikan kekhawatiran terhadap pola penjualan tiket FIFA. Dua anggota Kongres dari New Jersey meminta penjelasan resmi mengenai sistem harga dinamis, ketersediaan tiket, hingga dugaan pembatasan stok demi mengendalikan permintaan pasar. Mereka menilai proses penjualan tiket saat ini berpotensi membingungkan dan merugikan penggemar sepak bola.
Di pasar penjualan kembali resmi FIFA, harga tiket final bahkan tercatat jauh lebih fantastis. Sejumlah tiket dijual ulang mulai sekitar Rp 147 juta hingga mencapai lebih dari Rp 188 miliar untuk kategori tertentu. FIFA menyatakan tidak mengendalikan harga jual kembali, meskipun tetap mengambil biaya transaksi dari pembeli dan penjual tiket.
Kontroversi harga tiket ini menambah tantangan bagi FIFA menjelang pelaksanaan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Banyak penggemar mengaku frustrasi karena sulit mendapatkan tiket dengan harga yang dianggap wajar. Di sisi lain, FIFA tetap mempertahankan kebijakan tersebut dengan alasan menyesuaikan permintaan pasar dan nilai komersial turnamen terbesar sepak bola dunia. (**)